Breaking News:

Nurdin Abdullah Ditangkap KPK

Besok, Terdakwa Penyuap Nurdin Abdullah Bacakan Pledoi, Ini Permintaannya kepada Hakim

Pertama adalah tersangka yang menjadi saksi bukanlah pelaku utama dan harus mempunyai informasi penting untuk mengungkap kasus secara terang

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Imam Wahyudi
DOK TRIBUN-TIMUR.COM
Terdakwa Agung Sucipto selaku penyuap Gubernur Sulsel non aktif, Nurdin Abdullah 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Agung Sucipto, terdakwa penyuap Gubernur Non aktif Sulsel, Nurdin Abdullah (NA), dijadwalkan menyampaikan pledoi (pembelaan) di PN Makassar, Kamis (22/7/2021). 

Penasehat hukum terdakwa, Afdalis, mengatakan dalam pledoi, kliennya akan meminta kepada majelis hakim untuk mengabulkan permohonan Justice Collaborator (JC) Agung Sucipto yang sebelumnya ditolak oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK.

"Dalam agenda persidangan berikutnya kami akan menyampaikan pembelaan (pledoi), yang titik tekannya akan kembali meminta Majelis Hakim untuk mengabulkan permohonan JC dari pak Agung Sucipto," ujar Afdalis saat dihubungi, Rabu (21/7/2021).

"Sebab menurut kami permohonan JC ini sangat beralasan, sekaligus menegaskan kembali fakta fakta persidangan yang telah lalu," lanjutnya.

Namun, pihaknya mengaku mengapresiasi kebijaksanaan JPU yang menjatuhkan tuntutan selama 2 tahun dan denda 250 juta subsider 6 bulan kepada terdakwa Agung Sucipto.

"Sebab dari awal dimulainya penyidikan sampai dengan persidangan, klien kami selalu bersikap Kooperatif, dan Jaksa telah mengakui hal tersebut," jelasnya

"Sebagaimana bunyi tuntutan bahwa salah satu hal yang meringankan adalah terdakwa telah bersifat Kooperatif," sambunya

Ia pun berharap, seluruh rangkaian proses pembuktian materiil dipersidangan dapat memberikan pelajaran kepada seluruh khalayak dan juga menghasilkan kebenaran materiil.

"Kami berharap persidangan ini dapat memberikan pelajaran dan betul-betul menghasilkan kebenaran materiil," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, permohonan terdakwa Agung Sucipto selaku penyuap Gubernur Sulsel Non-aktif Nurdin Abdullah (NA), sebagai Justice Colaborator (JC) ditolak oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved