Breaking News:

Tribun Makassar

Lakukan Penipuan Bermodus Petugas Damkar, Irfan Dicokok Tim Resmob Polsek Ujung Pandang

Irfan kerap didapati memasuki perkantoran untuk menawarkan perawatan bahkan pergantian Alat Pemadam Api Ringan (Apar).

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Hasriyani Latif
Polsek Ujung Pandang
Saat II alias Irfan ditangkap Tim Resmob Polsek Ujung Pandang, Makassar, Senin (19/7/2021) malam. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seorang pria di Kota Makassar ditangkap Tim Resmob Polsek Ujung Pandang, Senin (19/7/2021) malam.

Penangkapan pria berinisial II alias Irfan (39) itu dipimpin Panit Resmob Polsek Ujung Pandang, Ipda Aris.

Ia ditangkap atas dugaan penipuan yang dilancarkan di sejumlah kantor instansi pemerintahan.

Modusnya, dengan mengaku-ngaku sebagai petugas Damkar Kota Makassar.

Irfan kerap didapati memasuki perkantoran untuk menawarkan perawatan bahkan pergantian Alat Pemadam Api Ringan (Apar).

"Diamankan oleh Tim Resmob Polsek Ujung Pandang di Jl Veteran Utara, setelah tersangka (Irfan) dipancing oleh anggota dengan berpura-pura memesan dua buah Apar atau fire extinguisher," kata Kanit Reskrim Polsek Ujung Pandanh, Iptu Pandu Harikusuma dalam keterangan tertulisnya ke tribun-timur.com, Selasa (20/7/2021) siang.

Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti stempel Damkar palsu, kwitansi logo Damkar palsu, baju kaos berlogo Damkar dengan pin ASN.

"Padahal tersangka sudah dipecat dari ASN," ujar Iptu Pandu Harikusuma.

Barang bukti yang ditemukan polisi itu diduga digunakan Irfan untuk meyakinkan korbannya.

Terpisah, Kasih Humas Polsek Ujung Pandang, Bripka Wandi mengatakan penangkapan Irfan berdasarkan atas adanya laporan dari PLT Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Hasanuddin.

Dalam laporannya, Hasanuddin menyebut, instansi yang dibawahinya kerap dijual Irfan untuk meraup keuntungan pribadi.

Perbuatan Irfan dalam lembaran laporannya dapat berakibat berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar.

"Jadi setelah laporan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar masuk ke Reskrim, Tim Resmob langsung bergerak dan mengamankan pelaku kurang dari 25 jam," katanya.

Akibat perbuatannya, Irfan kini mendekam di sel tahanan Polsek Ujung Pandang.

Ia dijerat pasal 378 KUHPidana dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved