Breaking News:

Iduladha1442 H

Warga Makassar Serbu PasarTerong, Keluhkan Kenaikan Harga Daging Ayam dari Rp40 Ribu jadi Rp 55 Ribu

Di dalam areal pasar, kebanyakan pengunjung berburu daging ayam dan aneka bahan kebutuhan dapur.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN TIMUR/ SANOVRA
Suasana pasar terong di Kec. Bontoala, Makassar, Minggu (21/6/2020). Aktivitas jual beli di pasar terong kembali ramai. Namun disayangkan, banyak pembeli maupun pedagang, masih terlihat tidak mematuhi aturan protokol pencegahan penyebaran covid-19, seperti tidak menggunakan masker, dan tak menghiraukan aturan pembatasan jarak fisik. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sehari jelang lebaran Iduladha 1442, kepadatan pengunjung terjadi di Pasar Terong, Jl Masjid Raya, Kecamatan Bontoala, Makassar, Senin (19/7/2021) sore.

Pantauan dari Jl Gunung Bawakaraeng, antrean panjang pengunjung tampak mengular.

Nyaris tidak terlihat adanya jaga jarak antar pengunjung. 

Meski terlihat ramai, kebanyakan pengunjung terlihat mengenakan masker.

Tapi tidak dengan kebanyakan penjual. Hanya beberapa penjual yang tampak mengenakan masker.

Di dalam areal pasar, kebanyakan pengunjung berburu daging ayam dan aneka bahan kebutuhan dapur.

Ilham (35) satu dari sejumlah penjual daging ayam yang dihampiri mengatakan, tidak ada lonjakan harga yang signifikan.

"Sekarang Rp 55 per ekor. Naik Rp 5 ribu per ekor, sebelum-sebelumnya Rp 40-50 per ekor," kata Ilham yang berjualan ayam ras.

Hal senada diungkapkan, penjual ayam potong Safaruddin (24).

Menurutnya, momen lebaran Idul Adha tidak begitu mempengaruhi harga jual daging ayam di pasaran.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved