Breaking News:

Tribun Gowa

Bupati Gowa Usulkan Program Bansos Bagi Keluarga Terdampak Covid-19

bantuan tersebut diutamakan bagi masyarakat yang tidak terdaftar sebagai penerima BST dan PKH. 

Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Saldy Irawan
Humas Pemkab Gowa
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan meminta kepada Pemerintah Provinsi dan DPRD Sulsel untuk menganggarkan pemberian bantuan sosial bagi masyarakat terdampak pandemi di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

Namun, bantuan tersebut diutamakan bagi masyarakat yang tidak terdaftar sebagai penerima BST dan PKH. 

Hal itu disampaikan Bupati Adnan didampingi Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni bersama Forkopimda saat menghadiri Launching "Sulsel Kebut Vaksinasi" secara virtual di Kantor Camat Somba Opu, Senin (19/7/2021) siang.

"Dalam rangka penyusunan APBD perubahan nanti, mungkin Pemprov dan DPRD Sulsel bisa menganggarkan untuk bantuan sosial bagi masyarakat kita," ujarnya seusai mengikuti rapat tersebut.

Karena menurut dia,  jika menghitung kemampuan kabupaten tidak mungkin bisa membantu seluruh masyarakat  yang terdampak pandemi Covid-19 ini.

Adnan berharap, program Bansos di provinsi nantinya bisa disalurkan ke kabupaten/kota khususnya yang tidak termasuk dalam daftar penerima PKH maupun BST. 

Pasalnya, saat ini banyak masyarakat yang terdampak namun tidak terakomodir ke dalam penerima PKH dan BST. 

"Mudah-mudahan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan juga kabupaten melalui Bansos nantinya bisa memberikan bantuan kepada masyarakat kita," kata Adnan. 

"Dimana penerimanya bukan yang termasuk dari PKH dan BST karena mereka sudah mendapat bantuan dari Kemensos, sehingga masih banyak masyarakat kita yang tidak termasuk dalan penerima itu namun membutuhkan uluran dari kita semuanya," sambung dia. 

Agar tepat sasaran kata Adnan, pihak jajaran TNI/Polri melalui Kapolsek, Danramil, Babinsa dan Babinkamtibmas akan siap mendeteksi masyarakat yang terdampak dan membutuhkan bantuan.

Akan tetapi tidak termasuk dalam penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST). 

Menanggapi hal ini, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengaku akan merapatkan secara internal terlebih dahulu dan melihat bagaimana pelaksanaannya secara cepat. 

"Kita akan rapat internal, dari BPBD juga merespon untuk melihat pola-pola akuntabilitas dan kemudian bentuk pelaksanaannya," jelasnya.

Laporan Wartawan Kontributor Tribungowa.com, Sayyid Zulfadli 

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved