Breaking News:

Tribun Takalar

Zona Orange, Warga Takalar Dilarang Gelar Shalat Iduladha di Masjid dan Lapangan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar, melarang pelaksanaan shalat Iduladha di masjid dan lapangan.

Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Sudirman
Grafis Tribun Pontianak.com
Ilustrasi sholat Idul Adha di rumah 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar, melarang pelaksanaan shalat Iduladha di masjid dan lapangan.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Kabupaten Takalar, Syafaruddin mengatakan, Takalar masuk zona orange penyebar covid-19.

Sehingga pelaksanaan shalat Iduladha hanya akan diadakan di rumah.

"Takalar masuk zona orange, jadi Pemda memutuskan peniadaan rencana shalat iduladha di Lapangan Makkatang begitupula di masjid," ujarnya saat dihubungi via WhatsApp, Minggu (18/7/2021) malam. 

Keputusan itu juga diambil Pemkab Takalar sesuai edaran dari Menteri Agama.

Surat Edaran (SE) menjelaskan, wilayah yang masuk zona merah dan orange penyebaran Covid-19 dilarang melaksanakan shalat ied di masjid dan lapangan tapi dilaksanakan di rumah.

Pemkab Takalar mengimbau agar masyarakat melaksanakan salat Iduladha di rumah masing-masing.

"Sesuai edaran menteri agama zona merah dan orange dilarang melaksanakan shalat id dimasjid dan lapangan tapi dilaksanakan di rumah," ujarnya.

Sekedar diketahui, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membolehkan masyarakat melaksanakan salat idul adha di masjid dan di lapangan.

Hal itu tertuang dalam Surat edaran nomor 451.11/6812/B.Kesra yang dikeluarkan 9 Juli lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved