Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Palopo

Pria Paruh Baya di Palopo Ditemukan Meninggal di Pematang Sawah

Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya Nurmani (57) lalu meminta bantuan kepada warga setempat.

Penulis: Arwin Ahmad | Editor: Hasriyani Latif
Polsek Telluwanua
Suasana TKP penemuan mayat di pematang sawah di Lingkungan Bembangan, Kelurahan Sumarambu, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/7/2021) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Seorang pria paruh baya di Kota Palopo, Sulawesi Selatan ditemukan meninggal dunia di pematang sawah.

Pria tersebut bernama Pawwa (58), warga Lingkungan Bembangan, Kelurahan Sumarambu, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo.

Pawwa ditemukan sudah tidak bernyawa di pematang sawah miliknya, Sabtu (17/7/21), sekitar pukul 16.00 Wita.

Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya Nurmani (57). Ia lalu meminta bantuan kepada warga setempat.

Kapolsek Telluwanua Iptu Idris mengatakan pihaknya mendapat laporan dari warga sekitar pukul 16.45 Wita.

Lalu ia bersama anggota Polsek langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP).

Beberapa menit kemudian tim Identifikasi Polres Palopo dan Pawas tiba melakukan pemeriksaan dan olah TKP.

Usai dilakukan pemeriksaan, mayat korban kemudian dilarikan ke rumah sakit sekitar pukul 18.00 Wita.

Dari hasil pemeriksaan oleh tim Identifikasi Polres Palopo, tidak ditemukan luka atau tanda kekerasan.

"Tidak ada luka atau tanda kekerasan, hanya ditemukan darah keluar dari hidung dan telinga," kata Iptu Idris dikonfirmasi tribun-timur.com via WhatsApp, Sabtu (17/7/21) malam.

Sebelumnya, Iptu Idris menjelaskan almarhum dan istrinya berangkat dari rumahnya menuju ke sawah sekitar pukul 08.00 Wita untuk memperbaiki pematang sawah.

"Kemudian sekitar jam 1 siang, istri almarhum pulang lebih dulu ke rumah," jelasnya.

Karena merasa heran sang suami tidak pulang untuk makan siang, Nurmani lalu kembali ke sawah pukul 16.00 Wita.

Tiba di sawah, ia melihat suaminya sudah tergeletak kaku.

Ia lalu meminta bantuan ke warga, kemudian warga menghubungi kepolisian.

Sementara itu, pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi, sehingga korban akan langsung dimakamkan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved