Update Corona Palopo
Pasien Positif Aktif Covid-19 di Palopo Kini 89 Orang, Tersebar di Seluruh Kecamatan
Pemerintah Kota Palopo saat ini menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.
Penulis: Arwin Ahmad | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Kasus Covid-19 di Kota Palopo, Sulawesi Selatan masih berada di angka cukup tinggi.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palopo dr Ishaq Iskandar, mengatakan pasien positif aktif Covid-19 di Palopo saat ini sebanyak 89 orang.
"Update hari ini, pasien aktif 94 orang. Ada 38 orang dirawat di rumah sakit, 10 orang isolasi di hotel duta Covid, dan 41orang isolasi mandiri," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palopo dr Ishaq Iskandar dikonfirmasi via WhatsApp, Sabtu (17/7/21) malam.
Pasien Covid-19 ini tersebar di sembilan kecamatan di Kota Palopo.
Dengan rincian Kecamatan Wara 25 orang. Kecamatan Wara Utara 9 orang. Kecamatan Wara Selatan 10 orang.
Kemudian Kecamatan Wara Barat 43 orang. Kecamatan Wara Timur 19 orang. Kecamatan Mungkajang 2 orang.
Kecamatan Sendana 1 orang. Kecamatan Telluwanua 4 orang. Dan Kecamatan Bara 16 orang.
Sehari sebelumnya, pasien positif aktif Covid-19 di Palopo sebanyak 91 orang.
Seiring jumlah pasien positif yang masih tinggi, Palopo juga saat ini berstatus Zona Oranye.
Dengan demikian, Satgas Covid-19 berupaya memaksimalkan pencegahan.
Bagi warga yang datang dari luar Sulawesi, langsung dilakukan pemantauan dan Swab test.
Juga warga selalu diminta untuk waspada dan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Termasuk 5 M yaitu, menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan menghindari mobilitas.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Palopo juga saat ini menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.
PPKM di Palopo berlaku dari tanggal 3 Juli 2021 sampai 17 Juli 2021.
Hal ini dilakukan demi mengatasi lonjakan kasus Covid-19.
Sementara itu, data sari Satgas Covid-19 Kota Palopo, jumlah total warga yang telah terkonfirmasi positif Covid-19 di Palopo sebanyak 1.595 orang.
Dari angka tersebut, 1.446 orang dinyatakan telah sembuh, dan 60 orang meninggal dunia. (*)