Breaking News:

Tribun Wajo

Wajo Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Hari pertama masuk sekolah pada tahun ajaran 2021/2022 sedianya digelar Senin (12/7/2021) hari ini.

Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo, Faisal. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Hari pertama masuk sekolah pada tahun ajaran 2021/2022 sedianya digelar Senin (12/7/2021) hari ini.

Namun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo mengambil langkah penundaan mengingat pandemi Covid-19 belum juga reda.

"Kalau melihat kalender pendidikan, besok (Senin) memang sudah hari pertama masuk sekolah, pembelajaran tatap muka terbatas yang sedianya digelar, kita tunda dulu," kata Kepala Disdikbud Wajo, Faisal.

Faisal pun telah meneken surat edaran bernomor 800/2021/Disdik terkait penundaan pembelajaran tatap muka.

Selain grafik penyebaran virus corona yang kian meningkat belakangan ini di Kabupaten Wajo, serta pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro dari Pemprov Sulsel, alasan lain Faisal melakukan penundaan adalah belum lengkapnya data daftar periksa sejumlah sekolah.

"Masih ada sekolah yang belum lengkap dan valid daftar periksanya, makanya kita juga masih menunggu laporan dari Satgas Disdikbud dan Dinkes yang melakukan verifikasi di lapangan terkait kesiapan sekolah menggelar PTM terbatas," katanya.

Olehnya, proses pembelajaran bagi siswa pun masih akan dilakukan dengan sistem online atau daring.

"Belum ada jadwal pastinya kapan, sembari menunggu kebijakan dari pemerintah, jadi sekolah tetap melakukan pembelajaran secara online," katanya.

Ada 74 SMP, 397 SD, serta 362 PAUD yang ada di Kabupaten Wajo sedianya melakukan pembelajaran tatap muka secara terbatas.

"Sebenarnya, ini hanya simulasi nantinya. Itu pun kalau jadi, itu hanya 50 persen dari kapasitas dan tidak tiap hari dilakukan," kata Faisal.

Faisal menambahkan, ada daerah-daerah prioritas untuk menggelar PTM terbatas, seperti di daerah-daerah zona hijau dan kuning penyebaran Covid-19 dan sekolah yang telah memenuhi daftar periksa.

Sebagaimana diketahui, kasus Covid-19 di Kabupaten Wajo melonjak tiga pekan terakhir.

Data dari Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo, hingga Sabtu (11/7/2021), jumlah keselurahan kasus Covid-19 di Kabupaten Wajo mencapai 850 orang.

Kasus aktif hari ini mencapai 47 orang, dengan rincian 18 orang masih menjalani perawatan dan 29 orang menjalani isolasi mandiri.

Sementara, sudah ada 781 orang yang sembuh dan 22 orang telah meninggal dunia.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved