Kapolsek Mijen Digerebek Istri Sah di 'Mobil Goyang' dengan Selingkuhan, Begini Nasibnya Kini
Oknum Kapolsek di Semarang Jawa Tengah digerebek istrinya sendiri saat lagi bareng perempuan lain.
TRIBUN-TIMUR.COM - Seorang oknum Kapolsek di Semarang Jawa Tengah digerebek istrinya sendiri saat lagi bareng perempuan lain.
Diketahui polisi tersebut menjabat sebagai Kapolsek Mijen berinisial AP.
Kompol AP tersebut dipergoki istrinya berada di 'mobil bergoyang' bersama selingkuhan.
Berikut selengkapnya!
Seorang istri memergoki suaminya yang seorang kapolsek berpangkat komisaris polisi (kompol) di Kota Semarang, Jawa Tengah, sedang berduaan dengan wanita lain di dalam mobil di rest area Jalan Tol Semarang, Sabtu (3/7/2021).
Oknum polisi tersebut pun dicopot dari jabatan karena diduga berselingkuh.
Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Al-Qudusy kepada Kompas.com, Rabu (7/7/2021), dilansir dari artikel Kompas.com dengan judul "Tepergok Istri Berduaan dengan Selingkuhan di Mobil, Oknum Kapolsek di Semarang Dicopot"
"Ya benar diduga karena kasus perselingkuhan," jelanya.
Iqbal mengatakan, saat ini perkara tersebut ditangani Polrestabes Kota Semarang.
"Yang bersangkutan sedang dilakukan pemeriksaan oleh Propam Polrestabes Semarang," ujarnya.
Pihaknya akan bertindak tegas terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh oknum tersebut.
Diketahui polisi tersebut menjabat sebagai Kapolsek Mijen berinisial AP dan telah dimutasi ke Pamen Yanma Polda Jateng.
Sebelumnya, peristiwa bermula saat sang istri T mencurigai gerak-gerik suaminya yang ditengarai telah berselingkuh dengan wanita lain.
Ia diam-diam mengikuti mobil suaminya hingga berhenti di rest area Jalan Tol Semarang, Sabtu (3/7/2021).
Selang beberapa jam menunggu, ia justru melihat suaminya keluar dari sebuah mobil yang lain.
Ternyata di dalam mobil itu ada seorang wanita yang diketahui berinisial V.
Saat hendak dihampiri, wanita itu justru langsung kabur hingga membuat T hampir jatuh ke samping.
T mengaku masih trauma dan berharap agar diberikan ketabahan atas kejadian menyakitkan yang dialaminya. (*)