Breaking News:

Tribun Luwu Utara

Berebut Tanah, Ibu di Luwu Utara Digugat Anak Kandung

Video Juarni menangis karena digugat oleh anak kandungnya terkait tanah warisan baru-baru ini viral di media sosial.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/CHALIK
Juarni warga Desa Kalotok, Kecamatan Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNLUTRA.COM, SABBANG SELATAN - Video Juarni menangis karena digugat oleh anak kandungnya terkait tanah warisan baru-baru ini viral di media sosial.

Video itu diunggah akun Facebook Salman Al Faiz milik Wakil Ketua II DPRD Luwu Utara Karemuddin.

Belakangan, postingan itu dihapus atas permintaan keluarga.

Juarni (60) ditemui tribun-timur.com di rumahnya, Desa Kalotok, Kecamatan Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, mengaku kecewa.

Karena anak perempuannya bernama Dewi yang saat ini menetap di Kalimantan menyeretnya ke meja hijau.

Padahal, kata dia, lahan itu sumber satu-satunya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya.

"Dia menuntut tanah itu untuk diambil, padahal dia sendiri yang suruh kerja dengan perjanjian hasil dibagi dua," kata Juarni, Jumat (2/7/2021) siang.

Tanah yang disengketakan keduanya seluas dua hektare.

"Saya sangat sangat sakit dan kecewa dengan ini," katanya.

Dewi, anaknya kata Juarni merupakan anak yang baik.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved