Breaking News:

Tribun Edukasi

Jangan Asal Tulis, Berikut Contoh Penulisan Salam Pembuka Pada Surat

Apakah anda sering menulis surat? Penulisan surat resmi dan surat biasa tentu hampir memiliki persamaan.

Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH RAKIB
Surat edaran jam besuk RS Latopas Jeneponto, Selesa (18/5/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Apakah anda sering menulis surat?

Penulisan surat resmi dan surat biasa tentu hampir memiliki persamaan.

Seperti surat cinta, surat undangan maupun surat kepemilikan tanah.

Setiap surat tentunta mencantumkan tanggal dan bulan di awal surat. Hal ini untuk mengetahui kapan surat tersebut dibuat.

Soedjito dan Solehan dalam buku Surat Menyurat Resmi Bahasa Indonesia (2004) menyebutkan bagian tersebut adalah kepala surat, tanggal surat, nomor surat, perihal surat, lampiran, alamat yang dituju, salam pembuka, kalimat pembuka, isi surat, kalimat penutup, salam penutup, dan tembusan.

Semua bagian di atas adalah wajib dalam surat resmi. Namun nomor, perihal, lampiran, serta tembusan tidak wajib dalam surat tidak resmi.

Salah satu bagian yang wajib ada baik pada surat resmi maupun surat tidak resmi adalah salam pembuka.

Salam pembuka ditulis dibagian kiri, tepat di bawah alamat surat dan di atas kalimat pembuka isi surat.

Menurut buku Surat-Menyurat dalam Bahasa Indonesia (1991), ketentuan penulisan salam pembuka surat sebagai berikut:

1. Huruf pertama kata dengan pada ungkapan salam ditulis dengan huruf kapital

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved