Korwas Hadiri Acara Partai Golkar
Ketua PGRI Gowa: Tindakan Korwas SMA/SMK Tidak Patut Dicontoh
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gowa, Abbas Alaudin menilai tindakan Muliono Caco tidak patut dicontoh.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gowa, Abbas Alauddin menilai tindakan Muliono Caco tidak patut dicontoh.
Muliono Caco adalah Koordinator Pengawas (korwas) SMA/SMK.
Ia menilai, Muliono Caco sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak seharusnya berpolitik praktis.
Apalagi secara terang-terangan mengunggah fotonya di Sosial Media ikut dalam agenda partai (Golkar).
"Tidak benar itu, sebagai ASN harus patuhi aturan. Berpolitik praktis itu sebuah pelanggaran, tidak patut dicontoh," ucap Abbas Alauddin kepada Tribun-timur.com lewat WhatsApp, Sabtu (26/6/2021) malam.
Kata dia, prilakunya sangat mencoreng citra ASN utamanya tenaga kependidikan.
Sebagai korwas, harusnya Muliono fokus untuk melakukan pengawasan di sekolah.
"Jangan lagi urus yang lain-lain, kan tidak fokus sama kerjaannya kalau begitu," paparnya.
Abbas menambahkan, ia belum mengecek yang bersangkutan (Muliono Caco) merupakan bagian dari PGRI atau tidak.
Tapi apapun, jika benar Muliono terlibat dalam politik praktis maka harus disanksi.
"Berat itu sanksinya kalau terbukti berpolitik praktis, ini ASN ada aturannya, ada kode etiknya," tegasnya.
Abbas berharap kejadian yang sama tidak lagi terulang.
Para tenaga kependidikan maupun ASN secara keseluruhan cukup menjadikan kasus ini sebagai pelajaran.
"Jangan kita coba-coba untuk meniru hal seperti itu, meskipun belum ada hasilnya (pemeriksaan Inspektorat dan BKD), tapi berpolitik praktis hal terlarang bagi pegawai pemerintah," tuturnya.
Kalaupun ingin terjun ke dunia politik harus memilih satu diantaranya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/muliono-caco-menghadiri-acara-partai-golkar-3-2462021.jpg)