Breaking News:

Tribun Luwu Utara

Tak Bersyarat, Indah Putri Indriani & Arifin Junaidi Butuh Diskresi Maju di Musda Golkar Luwu Utara

Dua kader bersaing memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Kabupaten Luwu Utara.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
ist
Kolase foto dua bakal calon Ketua DPD II Golkar Sulsel Arifin Junaidi dan Indah Putri Indriani. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Dua kader bersaing memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Kabupaten Luwu Utara.

Keduanya Indah Putri Indriani dan Arifin Junaidi.

Kedua bakal calon tersebut membutuhkan diskresi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Hal itu dikarenakan keduanya terhalang syarat pencalonan yang tercantum di Petunjuk Pelaksanaan (Juklat) Nomor 2 Tahun 2020.

Indah Putri Indriani terhalang di poin satu karena belum genap lima tahun jadi pengurus Partai Golkar.

Indah pernah menjabat Ketua DPC Gerindra Luwu Utara sebelum mundur pada Pemilu 2019 lalu.

Sementara Arifin Junaidi terhalang di poin tiga karena pernah pindah partai. 

Ia juga terhalang di poin nomor 10 karena punya anggota keluarga di partai lain.

"Jujur kedua calon harus dapat diskresi," kata Ketua DPD I Partai Sulsel Taufan Pawe kepada wartawan di Gedung DPD I Golkar Sulsel Jl Ammanagappa Kota Makassar, Jumat (25/6/2021).

Taufan Pawe mengatakan, DPD I Golkar Sulsel akan menempuh jalan bijak menyikapi kondisi tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved