Breaking News:

Tribun Luwu Utara

Buron 12 Hari, Pemuda Desa Girikusuma yang Rudapaksa Gadis 14 Tahun Asal Lutim Menyerahkan Diri

Buron 12 Hari, Pemuda Desa Girikusuma yang Rudapaksa Gadis 14 Tahun Asal Lutim Menyerahkan Diri

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Hasriyani Latif
Polres Luwu Utara
Terduga pelaku persetubuhan anak dibawah umur, Akram (22) ditahan personel Polres Luwu Utara, Kamis (24/6/2021). 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Akram (22) ditahan di sel tahanan Polres Luwu Utara, Jl Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Kappuna, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Dia merupakan warga Desa Girikusuma, Kecamatan Malangke, Luwu Utara.

Akram ditangkap atas kasus dugaan rudapaksa terhadap gadis berusia 14 tahun asal Kabupaten Luwu Timur.

Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, AKP Amri mengatakan, Akram masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 13 Juni 2021.

Usai pihaknya menerima laporan dari orangtua korban.

"Pelaku kita amankan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LPB/161/VI/2021/SPKT, Minggu tanggal 13 Juni 2021," kata Amri di Polres Luwu, Jumat (25/6/2021) siang.

Amri mengatakan, penangkapan dilakukan usai pihaknya menerima informasi dari keluarga korban pada Kamis (24/6/2021) malam.

Apabila pelaku sedang berada di rumahnya di Desa Girikusuma.

Unit Resmob yang dipimpin Kanit Bripka Sadar Samsuri langsung bergegas dan bergerak ke alamat tersebut.

Namun dipertengahan jalan anggota mendapat info bahwa Akram sudah menyerahkan diri.

Dan sedang diamankan di rumah kepala Desa Girikusuma.

"Saat tiba di lokasi, anggota langsung membawa pelaku ke Polres," katanya.

Kasus persetubuhan ini bermula ketika korban pergi bersama pelaku.

Kemudian korban dirudapaksa di salah satu rumah di Desa Girikusuma.

Korban kemudian menceritakan apa yang dialami kepada orangtuanya.

Sehingga melaporkan kejadian itu ke Polres Luwu Utara.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved