Investasi
5 Tips Investasi Mudah dan Aman untuk Mahasiswa
Investasi adalah sebuah gaya hidup yang harus dibiasakan mahasiswa juga saat ini. Apa saja investasi yang cocok dengan mahasiswa? Cek tips investasi.
TRIBUN-TIMUR.COM- Investasi adalah sebuah gaya hidup yang harus dibiasakan sejak dini.
Hampir semua golongan umur harus bisa mulai berinvestasi sejak dini.
Lalu investasi cocok dengan mahasiswa apa?
Ternyata ada investasi yang cocok untuk kalangan mahasiswa.
Apalagi di zaman ini, tak harus mempunyai modal besar untuk berinvestasi.
Lalu apa saja sih jenis investasi untuk mahasiswa yang bisa kamu coba?
Yuk, simak informasinya tips investasi bawah ini!
Baca juga: 11 Investasi Terbaik untuk Investor Pemula Pekerja sebagai Karyawan Swasta, BUMN dan PNS
Deposito
Jika ingin coba-coba dulu program investasi untuk mahasiswa, deposito bisa jadi pilihan.
Pasalnya, deposito cenderung punya bunga pendapatan yang stabil.
Untuk hasil yang efektif, ada baiknya jika kamu cari bank yang memang menawarkan bunga tinggi, jadi keuntungan yang bisa diperoleh juga lebih banyak.
Sekarang sudah banyak bank yang menyediakan produk deposito dengan bunga besar berkisar 5-8%.
Untuk mendepositokan uang tabungan, minimal Rp5 juta dan maksimal Rp2 miliar. Namun perlu diingat, bunga yang akan kamu peroleh akan bergantung dari jumlah uang yang kamu setorkan.
Semakin lama uang disimpan dalam deposito, semakin besar keuntungan yang akan didapat semakin besar.
Baca juga: 4 Keuntungan Investasi Reksadana Pasar Uang, Pemula Wajib Tahu!
Logam Mulia
Investasi untuk mahasiswa bisa memilih Logam mulia dalam bentuk emas.
Beberapa alasannya karena lebih fleksibel, bisa memeroleh beberapa ukuran, mulai dari yang terkecil 0,5 gram hingga 100 gram.
Jadi, kamu bisa menyesuaikan dengan budget yang dimiliki.
Logam mulia pun biasanya cenderung stabil harganya dan bisa mengalami peningkatan harga setiap waktunya.
Bentuk emasnya juga beragam ada yang bentuknya koin, batangan, atau perhiasan.
Baca juga: Lima Alasan Gen Z atau Milenial Harus investasi Sejak Dini
P2P Lending
Kamu juga bisa mencoba Peer to Peer Lending atau P2P Lending sebagai program investasi untuk mahasiswa.
Modal yang diperlukan juga tidak besar, bahkan bisa dimulai dari nominal ratusan ribu rupiah.
Salah satu mekanismenya adalah kamu berperan sebagai pihak yang meminjamkan modal kepada UKM (Usaha Kecil Menengah) melalui media sebuah platform P2P Landing.
Kemungkinan keuntungan yang bisa kamu peroleh hingga 20%. Namun, perlu diketahui juga jika mekanisme dari P2P Lending ini tidak memberlakukan jaminan.
Baca juga: Jangan Dilakukan! Ini Kesalahan Investasi Harus Dihindari Investor Pemula
Obligasi Ritel Indonesia (ORI)
Produk yang satu ini merupakan jenis investasi untuk mahasiswa yang berupa produk investasi surat utang dengan jumlah tertentu dibayarkan pada periode tertentu.
ORI adalah produk negara untuk individu atau bisa dengan dijual secara ritel dan dibeli lewat sebuah platform digital, perusahaan sekuritas dan bank-bank besar.
Keuntungan dari obligasi diperoleh dari bunga yang diberikan secara rutin serta kenaikkan harga ORI yang berasal di pasar sekunder.
Baca juga: Kapan Investasi Emas? Cek Cara Aman Investasi Emas Bagi Pemula atau Milenial
Reksadana
Mahasiswa juga bisa mencoba Investasi Reksadana.
Modal awal yang disetorkan di Reksadana biasanya akan dibantu kelola oleh manajer investasi dan diputarkan dibeberapa produk investasi yang berbeda.
Tujuannya agar bisa mengurangi berbagai kemungkinan risiko yang terjadi.
Mekanisme dari Investasi Reksadana, yakni manajer Investasi mengumpulkan dana dari para nasabah, kemudian dana yang sudah terkumpul akan diinvestasikan ke sejumlah instrumen Investasi seperti saham.
Lalu secara berkala kamu akan memeroleh laporan dana yang sudah diinvestasikan tersebut dari manajer Investasi.(*)
Baca juga: Ini 4 Produk Investasi Menarik Patut Dipertimbangkan di Era Krisis Ekonomi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/hasim0824062021.jpg)