Tribun Sinjai

Tahun Ini Sinjai Siapkan 9.000 Ekor Sapi Kurban

Tahun Ini Kabupaten Sinjai Siapkan 9.000 Ekor Sapi Kurban untuk dikirim ke luar daerah, termasuk Makassar.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Ternak sapi masyarakat di Desa Barania, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Peternak di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan menyiapkan 9.000 ekor ternak sapi untuk kurban pada Iduladha 1442 Hijriah tahun 2021 ini.

Saat ini baru lebih dari 1.000 ekor yang laku terjual yang siap dikirim ke Kota Makassar dan daerah lainnya di Sulawesi Selatan.

"Ada 9.000 ekor ternak sapi yang disiapkan oleh peternak di Kabupaten Sinjai untuk kebutuhan kurban tahun ini," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Mappamancu yang dikonfirmasi tribun-timur.com via telepon selulernya, Rabu (23/6/2021) siang. 

Hewan tersebut tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Sinjai.

Saat ini rata-rata 80 ekor ternak sapi kurban per hari yang diurus administrasinya oleh pengusaha peternak di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan di Sinjai.

Jumlah itu menjelang pelaksanaan kurban bulan depan.

Ternak itu rencananya akan dikirim ke luar Kabupaten Sinjai, termasuk ke Kota Makassar, beberapa daerah lainnya di Sulsel, dan Pulau Kalimantan.

Setiap tahunnya rata-rata Kabupaten Sinjai mengirim ke kota Makassar untuk memenuhi kebutuhan kurban masyarakat di daerah itu.

Sedang kebutuhan rutin sapi dikirim ke Kalimantan Timur.

Mappamancu juga menjamin setiap ternak di Kabupaten Sinjai adalah hewan yang bersih dari penyakit.

Sebab setiap bulan oleh petugas hewan di Dinas Peternakan di Sinjai memantau perkembangan hewan milik peternak masyarakat di delapan kecamatan di Sinjai.

"Sehingga hewan ternak sapi di Sinjai aman dari penyakit hewan," jelas Mappamancu yang juga lulusan Universitas Udayana Bali.

Harga Sapi Naik

Menjelang Hari Raya Iduladha 1442 Hijriah, harga ternak sapi potong di Sinjai, Sulawesi Selatan mulai mengalami kenaikan.

Kenaikan tersebut rata-rata Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta dari harga tahun sebelumnya.

Sejumlah pedagang ternak sapi potong yang dijumpai tribun-timur.com menyampaikan bahwa tahun ini harga sapi mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

"Kalau tahun lalu yang kita beli Rp 10 juta per ekor, sekarang menjadi harga Rp 11 juta atau Rp 11,5 juta per ekor. Jadi ada kenaikan Rp 1 juta - Rp 1,5 juta per ekor," kata pengusaha sapi asal Sinjai, Abd Salam.

Penyebabnya karena permintaan ternak sapi potong makin meningkat.

Permintaan sapi potong tersebut berasal dari Kalimantan Timur dan Kota Makassar.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved