Tanaman Hias
8 Bahan Media Tanam Aglonema yang Baik, Bisa Bikin Tanaman Cepat Besar dan Subur
Media tanam aglonema terdiri atas dua jenis, media bersifat keras dan media bersifat lembek atau lunak.
4. Kompos
Kompos adalah media tanam organik yang berasal dari proses fermentasi tanaman atau limbah organik, seperti jerami, sekam, daun, rumput, dan sampah kota.
Media kompos yakni mampu mengembalikan kesuburan tanah melalui perbaikan sifat-sifatnya, baik fisik, kimiawi, maupun biologis.
Kompos juga menjadi fasilitator dan mampu meningkatkan efisiensi penyerapan unsur nitrogen (N) yang sangat dibutuhkan tanaman.
Kompos yang baik untuk media tanam adalah yang telah mengalami pelapukan sempurna, terlihat dengan perubahan warna dari bahan pembentuknya, yaitu berwarna hitam kecokelatan, tidak berbau, strukturnya remah, memiliki kadar air yang rendah, serta memiliki suhu ruang.
5. Pasir Malang
Pasir adalah batuan halus yang mempunyai diameter kecil dan mempunyai luasan permukaan butiran lebih besar dibandingkan dengan tanah.
Media pasir mempunyai rongga udara yang lebih banyak daripada media lain.
Selain itu, media pasir juga sangat porous.
Sebagai media aglaonema, pasir harus dicampur dengan media lain, misalnya sekam dan batang pakis. Media pasir sangat minim kandungan haranya, bahkan kadang-kadang tidak mempunyai hara sedikitpun.
Oleh karena itu, penggunaan media pasir harus disertai dengan penambahan pupuk.

6. Kaliandra
Kaliandra adalah humus yang berasal dari daun tanaman kaliandra (Calliandra calothyrsus).
Humus kaliandra ini sangat baik digunakan untuk media tanam aglaonema, karena banyak mengandung nutrisi dan pelengkap hara.
Humus kaliandra harus disterilkan sebelum digunakan, dengan cara mengukus, memanaskan, atau merendamnya ke dalam bakterisida atau fungisida yang bersifat sistemik. Karena media ini cukup rentan terhadap serangan penyakit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/penempatan-aglonema.jpg)