Breaking News:

Tribun Makassar

Plt Bappelitbangda Sulsel Optimis Serapan Anggaran Normal di Triwulan III dan IV

Plt Bappelitbangda Sulsel, Andi Darmawan Bintang menyebut serapan anggaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan normal pada triwulan III dan IV

Penulis: Siti Aminah | Editor: Sudirman
ist
Plt Kepala Bappelitbangda Sulsel, Andi Darmawan Bintang 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR- Plt Bappelitbangda Sulsel, Andi Darmawan Bintang menyebut serapan anggaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan normal pada triwulan III dan IV mendatang.

Ia mengakui, triwulan I dan II kondisi anggaran di Sulsel memang sangat minim. 

Pada masa tersebut, Sulsel masih melakukan perbaikan-perbaikan pasca adanya insiden penangkapan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Andi Darmawan mengatakan, sejauh ini sudah ada perkembangan terkait dengan penyerapan anggaran.

Alasannya, dalam satu atau dua bulan kedepan, serapan anggaran dari dana BOS sudah akan direalisasikan, demikian juga dengan proses tender yang akan segera selesai.

"Kami berharap, sebagian besar penyerapan anggaran akan muncul di triwulan ketiga dan juga di triwulan keempat," ucap Andi Darmawan Bintang lewat rilis yang diterima Tribun Timur, Sabtu (19/6/2021) sore.

Darmawan menyebutkan, rendahnya serapan anggaran Sulsel bisa mendorong para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bekerja lebih keras lagi dalam melaksanakan percepatan realisasi APBD.

Rendahnya serapan APBD tersebut tentu selaras dengan minimnya proyek-proyek yang berjalan di Sulsel.

Plt Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sulsel, Andi Bakti Haruni menyampaikan, lelang paket di pengadaan barang dan jasa saat ini baru 42,13 persen.

Totalnya 179 paket dengan rincian 40 paket yang sedang proses review, 85 paket yang sudah ditender, dan 49 paket selesai tender.

"Total paket sebanyak 413, yang terproses di biro pengadaan barang dan jasa ada 179 paket, persentasenya 42,13 persen," beber Andi Bakti Haruni kepada Tribun Timur beberapa waktu lalu.

Adapun nilai dari keseluruhan 413 paket tender tersebut sebanyak Rp2 triliun lebih.

"Tanggal 4 Juni itu baru sekitar 26 persen," ucap Bakti.

Kata dia, lelang tender Sulsel sudah mulai berprogres. Di triwulan pertama sangat sedikit peket yang tayang di layanan pengadaan secara elektronik (LPSE).

Bahkan, pada Mei lalu, persentase lelang proyek baru diangka 15 persen. Tiap pekan, hanya 1,6 persen progresnya atau sekitar 11 atau 12 paket tender. (*)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved