Muscab AMA Makassar
Muscab ke VIII, AMA Makassar Dorong Tiga Kandidat Bersaing Jadi Ketua
Asosiasi Manajamen Indonesia (AMA) -Makassar melakukan musyawarah cabang VIII, bertempat di Uncle Bills Dining an Kitchen
Penulis: Siti Aminah | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Asosiasi Manajamen Indonesia (AMA) -Makassar melakukan musyawarah cabang VIII, bertempat di Uncle Bills Dining an Kitchen, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar Sabtu (19/6/2021) siang.
Ketua AMA cabang Makassar periode 2017-2021, Retty KHO mengatakan, musyawarah ini dalam rangka melakukan pemilihan ketua baru sebagai pelanjut estafet kepemimpinan AMA Makassar.
"Masa pengurusan AMA dalam satu periode itu empat tahun, sekarang tiba saatnya kita melalukan pemilihan ulang," ucap Retty Lho kepada Tribun Timur, Sabtu (19/6/2021) siang.
Organisasi AMA sendiri merupakan wadah untuk menampung seluruh talenta-talenta wirausaha untuk mengembangkan profesionalismenya.
Organisasi ini bertujuan mengembangkan kompetensi manajemen baik pengetahuan, keterampilan, maupun sikapnya.
Ia menyebut, ada tiga kandidat yang didorong dalam pemilihan kali ini.
Ialah Anna Serafine Awang, Andrew Nugraha, dan dirinya sendiri.
"Sebenarnya saya sudah tidak mau maju lagi, tapi diminta sama teman-teman. Jadi ada tiga kandidat totalnya," sebutnya.
Anna Serafine merupakan pemilik dari Hotel Legend yang beralamat di Jalan Jampea, Pattunuang, Kecamatan Wajo Kota Makassar.
Sementara Andrew Nugraha merupakan seorang motivator atau konsultan manajemen bisnis, pemilik PT Anugrah Media Buana yang beralamat di Kompleks Merpati Jalan Merpati, Makassar.
Retty Kho bilang, meski banyak yang memberi dukungan untuknya namun ia memberi kesempatan bagi pengusaha muda untuk menjadi pelanjutnya.
"Kita di AMA butuh perubahan dan saya pikir anak muda bisa memberikan sesuatu yang lebih baik," tuturnya.
Apalagi kata dia, di tengah pandemi covid-19 ini perlu inovasi-inovasi untuk tetap menjaga eksistensi AMA. Menciptakan kader manajemen andal agar bisa bersaing di dunia usaha.
Ia menganggap, kedua kandidat lainnya punya talenta yang luar biasa, karena masing-masing sudah terjun di dunia usaha yang dirintis sendiri sejak lama.
Sekadar informasi, muscab ini dilakukan dengan protokol kesehatan ketat. Peserta muscab dibatasi hanya 22 orang dari 60 total pengurus yang aktif.
"Ini kan kita masih pandemi, sebenarnya kita mau pemilihan secara virtual tapi kami rasa itu kurang efektif," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/asosiasi-manajamen-indonesia-ama-makassar-melakukan-musyawarah-cabang-viii.jpg)