Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Edukasi

Jangan Asal Beli, Kenali Kelebihan dan Kekurangan Kendaraan Tenaga Surya

Sejumlah masyarakat kini lebih memilih menggunakan kendaraan tenaga surya.

Tayang:
Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/SANOVRA JR
Sejumlah kendaraan terjebak macet dipertigaan Jl AP Pettarani dan Jl Boulevard, Makassar, Jumat (28/5/2021). Tak satupun polisi yang mengatur arus lalu lintas itu, sehingga arus kendaraan semakin menumpuk. 

Kendaraan tenaga surya adalah teknologi masa depan yang mau tidak mau akan menggantikan keberadaan kendaraan berbahan bakar fosil.

Hal ini dikarenakan minyak bumi dan alam yang akan habis pada suatu hari. Sehingga penggunaan kendaraan tenaga surya merupakan investasi teknologi masa depan yang penting.

Karena tidak menggunakan banyak mesin seperti kendaraan berbahan bakar fosil, kendaraan tenaga surya membutuhkan perawatan yang sangat minim.

Hal ini tentu saja menekan pengeluaran dalam perawatan kendaraan di masa depan.

Lebih Canggih

Mobil tenaga surya memiliki fitur yang lebih canggih. Mobil tenaga surya memiliki sistem keamanan yang lebih baik membuat penggunanya dapat menghindari kemungkinan tabrakan.

Belum lagi mobil tenaga surya memiliki sistem akselaris yang cepat dan senyap. Dilansir dari Motor1.com, kebanyakan mobil tenaga surya di pasaran dapat berakselerasi dari 0 ke 60 mph dalam 8 detik, beberapa mobil bahkan dapat melakukannya hanya dengan 3 detik saja.

Akselarsi tersebut terjadi sangat senyap, di mana mobil listrik tidak mengeluarkan suara bising yang mengganggu.

Hemat Ruang

Mobil listrik tidak menggunakan berbagai mesin seperti pada mobil berbahan bakar fosil.

Mereka lebih mirip seperti Tamiya yang meggunakan baterai dan dinamo.

Hal tersebut membuat lebih banyak ruang di dalam mobil tenaga surya.

Ruang yang awalnya digunakan untuk mesin pembakaran bahan bakar fosil, bisa digunakan sebagai tempat penyimpanan baru.

Penghematan Sumber Daya Alam

Dengan adanya penggunaan kendaraan tenaga surya, otomatis menghemat dan melestarikan keberadaan minyak bumi serta gas alam.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved