Breaking News:

Tribun Takalar

Tiga Nama Calon Wakil Ketua DPRD Takalar Gantikan Jabir Bonto

Kursi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Takalar berpeluang lowong jika Muhammad Jabir Bonto berhalangan tetap.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/ARI MARYADI
Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Takalar Ziaur Rahman Mustari (tengah) didampingi anggota fraksi Wahyu Eka Putra (kanan) dan Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe dalam konsolidasi kader di Hotel Novotel Kota Makassar, Minggu (1362021) malam. 

"Aturannya kita tunggu status hukum Haji Bonto berkekuatan hukum tetap. Kita tunggu informasi banding, kalau banding berarti belum inkrah," kata Ziaur Rahman Mustari saat dihubungi Tribun Timur, Rabu (16/6/2021).

Selama ini Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Taufan Pawe selalu menekankan siapa yang basah tangannya, sudah berkeringat, maka berikan hak para kader.

Dikonfirmasi soal peluangnya jadi Wakil Ketua DPRD Takalar, Wahyu Eka Putra menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada DPD I dan DPP.

Legislator muda tersebut menegaskan siap bekerja di mana saja sesuai perintah partai.

"Semua keputusan ada di DPP. Sebagai kader kita ikut perintah partai. Yang pasti kita siap bekerja dan mengabdi di mana saja untuk rakyat. Sebagai kader harus terus bergerak massif, untuk kepentingan orang banyak," ujarnya saat dihubungi, Rabu (16/6/2021).

Saat ini Wahyu Eka Putra terus meningkatkan kompetensi dirinya. Jebolan Fakultas Hukum UMI itu lolos pendidikan politik di Golkar Institute yang digelar DPP.

Ia mengikuti program pelatihan pendidikan eksekutif program untuk para legislator muda di Jakarta.

Sementara itu, Pahlawan Maulana tidak ingin berkomentar banyak sebelum Jabir Bonto selesai menjalani proses hukumnya.

Pahlawan Maulana mengaku tidak ingin bersikap sebelum putusan inkrah.

"Saya belum bisa berkomentar tentang unsur pimpinan sebelum H Bonto berhalangan tetap. Sama juga dengan sikapnya pimpinan DPD II Partai Golkar yang belum bersikap sebelum putusan inkrah," katanya saat dihubungi, Rabu (16/6/2021).

Satu nama lainnya Muktar Maluddin belum mau berkomentar. Ia mengaku sedang sakit.

"Saya sudah dua hari tidak masuk kantor kesehatan agak terganggu, jadi mohon maaf nanti pi saya komunikasi," katanya. 

Laporan Kontributor TribunMakassar.com @bungari95

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved