Covid 19

Jika Pemerintah Tak Segera Bertindak, Ahli Epidemiologi Sebut Indonesia Akan Menjadi 'India Kedua'

Jika Pemerintah Tak Segera Bertindak, Ahli Epidemiologi Sebut Indonesia Akan Menjadi 'India Kedua'

Editor: Ilham Arsyam
(Kogabwilhan I)
Sejumlah petugas tengah memberikan pelayanan kepada warga di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19, Kemayoran, Jakarta. 

"Terutama dilihat dari pengaruh varian Corona Alpha dan varian Delta yang jauh lebih serius," ujar dia. 

Oleh karenanya, Dicky memperingatkan agar jangan kaget jika angka kematian akibat Covid-19 meningkat dan menimbulkan kekacauan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Jika Indonesia benar-benar tidak bersiap, maka mungkin saja Indonesia bakal menjadi next India.

"Potensi itu ada, walaupun mungkin enggak sedrastis India ya harapan saya, tapi mendekati atau menyerupai akan ada potensinya," ucap dia.

Apalagi menurutnya lonjakan kasus Covid-19 tidak bisa dihindari.

Masih banyak masyarakat yang tidak patuh dan tidak menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu, banyak daerah yang masih belum maksimal melakukan 3T.

Baca Juga: Covid-19 di India Belum Mereda, Rekaman Mengerikan Ini Ungkap Mayat-mayat di India yang Belum Dimakamkan Sampai Dimakan Anjing, Benarkah Sampai Separah Itu?

Bukti ucapan Dicky sudah terlihat sejak kasus Covid-19 meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Bahkan kasus mulai menembus 10.000 kasus hanya dalam satu haru.

"Pada saat ini tujuh hari terakhir kita memang melihat adanya tren kenaikan kasus aktif di 22 provinsi."

"Anggap saja ini sebagai lampu kuning," ujar Dewi dikutip dari tayangan rapat koordinasi penanganan Covid-19 nasional melalui YouTube Pusdalops BNPB, Senin (14/6/2021).

Secara umum, kata dia, di seluruh provinsi tidak ada yang mengalami keterisian RS hingga di atas 70 persen.

"Tetapi terdapat tujuh provinsi dengan keterisian RS rujukan ntara 50 sampai 70 persen," tutur Dewi. (intisari online)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved