Breaking News:

Tribun Bisnis

SPKLU Integrasi Charge.IN Pertama di KTI Hadir di ULP Mattoanging Makassar

SPKLU Integrasi Charge.IN Pertama di KTI Hadir di ULP Mattoanging Makassar

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH ABDIWAN
SPKLU dilaunching secara resmi Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan Bob Saril, Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara Syamsul Huda, GM UIW Sulselrabar Awaluddin Hafid dan Wakil Ketua DPRD Sulsel Ni'matullah Erbe, Kamis (10/6/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mendukung era Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), PLN membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan Integrasi Charge.IN pertama di Kawasan Indonesia Timur (KTI).

SPKLU ini berlokasi di PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Mattoanging Jl Mongingsidi Makassar, Kamis (10/6/2021).

SPKLU dilaunching secara resmi Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan Bob Saril, Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara Syamsul Huda, GM UIW Sulselrabar Awaluddin Hafid dan Wakil Ketua DPRD Sulsel Ni'matullah Erbe.

Andi Sudirman mengatakan pihaknya mendukung apa yang dilakukan oleh PLN ini.

“Dukungan yang kami berikan ini tentu juga harus bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat. Kita akan menjajaki dengan PLN dan distributor untuk pengadaan kendaraan listrik," katanya.

"Namun tentu ini harus dikaji berdasarkan segmentasi pasar yang berbeda-beda untuk masyarakat,” lanjutnya.

Andi Sudirman juga melihat, sosialisasi kendaraan listrik penting untuk dilakukan.

“Dalam hal ini tentu sosialisasi juga penting untuk dilakukan. Penggunaan kendaraan listrik ini dampaknya besar, salah satunya bisa mengatasi persoalan lingkungan," ujarnya.

Di Indonesia, PLN telah memiliki 31 SPKLU  yang tersebar di titik strategis metropolis dan rencananya 5 SPKLU lainnya akan dibuat pada jalur tol lintas Jawa sehingga dapat memenuhi target 67 unit di Tahun 2021.

Tentunya jumlah SPKLU ini diharapkan akan terus bertambah menjadi 1.558 unit di tahun 2025.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved