Tribun Edukasi
Mengenal 14 Bahasa Daerah di Sulawesi Selatan
Dilansir dari Bahasa dan Peta bahasa di Indonesia, ada 14 bahasa daerah yang ada di Sulawesi Selatan yaitu;
Muhammad Yusuf dalam jurnal Bahasa Bugis dan Penulisan Tafsir di Sulawesi Selatan (2012) menyebutkan bahwa bahasa Bugis memiliki aksara yang disebut aksara Lontara dengan kitab yang berisikan kesusastraan suci, mantra-mantra, dan kepercayaan mitologis.
Bahasa Bugis De
Bahasa Bugis De adalah bahasa daerah Sulawesi Selatan yang secara dialektis berbeda 80 hingga 90 persen dari bahasa Bugis.
Bahasa Bugis De digunakan oleh masyarakat Desa Wawondula, Desa Ledu-Ledu, Desa Matano, dan desa Manurung, Luwu Timur Sulawesi Selatan.
Bahasa Konjo
Bahasa Konjo adalah bahasa yang berasal dari bahasa Makassar dengan dialek yang berbeda.
Bahasa Konjo digunakan Suku Kajang yang bertempat tinggal di Desa Kajang Ammatoa Bulukumbu, Desa Possi Tanah Bulukumba, Desa Bira Bonto Bahari, dan Desa Ara Bontoh Bahari.
Bahasa Laiyolo
Bahasa Laiyolo adalah bahasa daerah yang digunakan masyarakat Desa Laiyolo, Kepulauan Selayar Provinsi Sulawesi Selatan.
Bahasa Lemolang
Bahasa Lemolang adalah bahasa daerah yang digunakan masyarakat Desa Sassa Baebunta, yaitu daerah terpencil di Kabupaten Luwu Watu Sulawesi Selatan.
Bahasa Makassar
Bahasa Makassar adalah bahasa etnis Makassar yang masih dipergunakan hingga sekarang.
Karena Suku Makssar adalah salah satu etnis besar, maka penggunaan Bahasa Makassar marak digunakan di wilayah selatan Sulawesi Selatan seperti Gowa, Kepulauan Selayar, dan Jeneponto.
Bahasa Mandar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/aksara-lontarak-salah-satu-bahasa-daerah-di-sulawesi-selatan_20180221_195744.jpg)