Liga Spanyol
Masalah Dihadapi Carlo Ancelotti Saat Latih Real Madrid
Ia menggantikankan Zinedine Zidane yang gagal mempersembahkan juara Liga Spanyol dan Champions.
TRIBUN-TIMUR.COM - Carlo Ancelotti kembali menjadi pelatih Real Madrid.
Ia menggantikankan Zinedine Zidane yang gagal mempersembahkan juara Liga Spanyol dan Champions.
Carlo Ancelotti bukan orang baru di Real Madrid. Sebelumnya ia sempat manahkodai Madrid medio 2013 hingga 2015.
Selama menjabat sebagai pelatih Real Madrid, Ancelotti mampu mempersembahkan 1 trofi Copa del Rey, 1 Liga Champions, 1 Piala Super Eropa, dan 1 Piala Dunia Antarklub.
Tak hanya itu, Ancelotti juga tercatat sebagai pelatih yang memegang rekor kemenangan terpanjang dalam sejarah Real Madrid.
Ancelotti mencatatkan 22 kemenangan secara beruntun di semua kompetisi pada musim 2014-2015.
Akan tetapi, catatan-catatan indah tersebut nampaknya akan sulit terulang pada musim 2021-2022.
Pasalnya, ada beberapa masalah yang akan dihadapi Ancelotti sebagai pelatih Real Madrid.
Saat melatih Real Madrid pada 2013 hingga 2015, Ancelotti masih memiliki trio penyerang tertajam di dunia.
Ketiga penyerang tersebut adalah Gareth Bale, Karim Benzema, dan Cristiano Ronaldo.
Namun, Real Madrid kini hanya memiliki nama Benzema yang sangat bisa diandalkan di lini depan.
Ronaldo telah pindah ke Juventus sejak 2018, sedangkan Bale mulai menurun performanya dan ada kabar kalau dirinya akan pensiun.
Terlebih lagi, Los Blancos nampaknya juga tak kunjung mendapatkan pengganti Ronaldo dan Bale.
Dilansir BolaSport.com dari Transfermarkt, hanya ada nama Marco Asensio yang memiliki jumlah gol di bawah Benzema.
Benzema menciptakan 30 gol dari 46 penampilan di semua ajang musim 2020-2021.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pelatih-everton-carlo-ancelotti-2062020.jpg)