Breaking News:

Tribun Jeneponto

Sampah Medis RSUD Jeneponto Menumpuk, Ini Penjelasan Direktur

Tumpukan sampah medis di dalam lingkup Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang (Latopas) sudah berlangsung lama.

TRIBUN-TIMUR.COM/MUH RAKIB
Direktur RSUD Latopas, Kabupaten Jeneponto, dr Bustaming 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Tumpukan sampah medis di dalam lingkup Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang (Latopas) sudah berlangsung lama.

Dalam pembuangan sampah medis begitu saja dalam lingkup RSUD karena pihak RSUD tidak memiliki tempat pembuangan sampah.

Direktur dr Bustaming mengaku bahwa memang benar sudah lama pihaknya tidak memiliki Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

Ia mengungkapkan bahwa sebelum dirinya menjadi pimpinan di RSUD Latopas, TPS RS belun ada hingga sekarang.

"Dari tahun lalu yah, sejak saya masuk itu tidak ada ya tempat sampahnya," ujarnya kepada awak media, Rabu (9/6/2021).

Lanjutnya, ia baru mengurus tempat sampah dan iZin di PTSP setelah menjadi pimpinan di RSUD Latopas Jeneponto.

"Jadi nanti setelah saya masuk baru saya urus begitu," tambahnya.

Selama setahun menjabat dan mengurus tempat sampah medis RSUD, pihak PTSP setempat belum ada kejelasan soal memberikannya izin tersebut.

"Izin itu sementara berproses di PTSP sudah tahun lalu," ucap dr Bustaming.

Kata dia lagi, sewaktu baru ia menjabat terlintas langsung dipikirannya akan membuatkan TPS.

Halaman
12
Penulis: Muh Rakib
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved