Breaking News:

Nurdin Abdullah Ditangkap KPK

Petrus Yalim Diperiksa KPK Terkait Dugaan Gratifikasi Nurdin Abdullah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa lima saksi terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) yang menjerat Gubernur Sulsel Nonaktif

WA Ali Fikri
Jubir KPK Ali Fikri 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa lima saksi terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) yang menjerat Gubernur Sulsel Nonaktif Nurdin Abdullah.

Jubir KPK, Ali Fikri mengatakan, Penyidik KPK telah memeriksa lima orang saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jl Kuningan Jakarta Selatan, Selasa (8/6/2021).

Kelimanya yakni, Mega Putra Pratama (Swasta), Andi Kemal Wahyudi (Swasta), Rober Wijaya (Swasta), Petrus Yalim (Swasta) dan Andi Sahwan (PNS).

"Petrus Yalim (Swasta) dikonfirmasi antara lain mengenai dugaan adanya aliran penerimaan sejumlah uang dalam bentuk gratifikasi pada Nurdin Abdullah," ujarnya.

Sebelumnya, Petrus Yalim sudah dipanggil KPK pada Selasa (23/3/2021) namun ia mangkir.

Diketahui, Petrus Yalim merupakan Direktur PT Putra Jaya.

Perusahaan tersebut pernah memenangkan tender pada APBD 2020 dan 2021.

Pada APBD 2021, perusahaan milik Petrus memenangkan tender Rehabilitasi Pelabuhan Penyeberangan Pattumbukang dengan hasil negosiasi sekitar Rp13,62 miliar.

Dan APBD 2020, perusahaan tersebut juga memenangkan tender Renovasi Gedung IGD RSKD dengan harga negosiasi sekitar Rp13,26 miliar.

Selain Petrus, Penyidik KPK juga memeriksa empat saksi lainnya.

"Mega Putra Pratama (Swasta), Andi Kemal Wahyudi (Swasta), Rober Wijaya (Swasta), para saksi didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan aliran sejumlah uang dari beberapa pihak kepada Tsk NA karena telah mendapatkan beberapa paket pekerjaan proyek di Pemprov Sulsel," kata Ali Fikri.

Selain itu, saksi lainnya pengusaha Petrus Yalim.

Ada juga Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menjabat sebagai Kepala Bidang di Dinas PUTR Sulsel.

"Andi Sahwan (PNS), dikonfirmasi antara lain terkait dengan paket pekerjaan proyek pada dinas Binamarga Pemprov Sulsel," katanya.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved