Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jerinx Bebas

Bebas Murni, Jerinx Lakukan Upacara Pembersihan Diri

Penggebuk drum Superman Is Dead (SID) ini bebas murni setelah menjalani hukuman 10 bulan penjara, juga sudah membayar denda subsider Rp 10 juta

Editor: Muh. Irham
instagram
Jerinx SID yang Sudah Bebas dari Penjara Langsung Mencium Kaki Ibunya 

TRIBUNTIMUR.COM - I Gede Ary Astina alias Jerinx (JRX) akhirnya bisa menghirup udara bebas.

Penggebuk drum Superman Is Dead (SID) ini bebas murni setelah menjalani pemidanaan selama 10 bulan penjara, juga sudah membayar denda subsider Rp 10 juta.

Diketahui Jerinx divonis 10 bulan penjara, dan denda Rp 10 juta subsider 1 bulan kurungan oleh majelis hakim terkait perkara ujaran kebencian yang dilaporkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali.

Jerinx keluar dari pintu Lapas Kerobokan mengenakan kemeja hitam dipadu celana panjang hitam sekitar pukul 09.00 Wita.

Ia juga terlihat mengenakan masker. Hujan gerimis sempat menyambut momen bebasnya penggebuk drum band Superman Is Dead tersebut.

Selain Nora, tampak pula yang ikut menjemput Jerinx adalah ayah kandungnya, serta dua personel SID, Bobby Kool dan Eka Rock.

Momen penjemputan Jerinx SID itu sempat diabadikan Nora Alexandra di Instagram Story.

Lewat video singkat, tampak sang drummer bahagia bisa menggenggam tangan istrinya lagi.

"Halo sayang apa kabar?" tanya Nora Alexandra dikutip dari Instagram storynya @ncdpapl, Selasa(8/6).

"Kangen," jawab Jerinx SID singkat sambil tersenyum.

Nora Alexandra kembali melontarkan pertanyaan. Tapi kali ini, dibalas oleh Jerinx SID dengan ciuman di pipi dan bibir.

"Kangen dunia luar?" tanya Nora Alexandra lagi.

"Kangen sama ini," jawab Jerinx SID langsung mencium pipi dan bibir istrinya.

Video tersebut lantas disudahi oleh Nora Alexandra. Raut bahagia tampak terpancar dari keduanya.

"Oke deh segitu aja," tutup Nora Alexandra mengakhiri videonya.

Ayah kandung Jerinx, I Wayan Arjono juga ikut menjemput sang putra di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kerobokan.

Saat ditemui ia menyatakan kegembiraannya Jerinx akhirnya bebas usai menjalani pemidanaan selama 10 bulan penjara.

Setelah bebas, Jerinx direncanakan melakukan pelukatan atau pembersihan diri secara tradisi agama Hindu.

"Melukat-nya pasti di rumah ibunya, Ida Rsi. Mudah-mudahan sesuai rencana," terangnya.

Dijelaskannya prosesi melukat atas permintaan Jerinx dan juga keluarga.

"Melukat permintaan dari keluarga dan juga keinginan dari Jerinx agar kedepan lebih baik. Namanya perjuangan kedepan harus lebih baik," tutur Arjono.

Selain melukat, ia pun menyatakan, untuk sementara meminta Jerinx istirahat. Akan tetapi pihak keluarga tetap akan memberikan dukungan apa yang disuarakan kepada Jerinx.

"Background keluarga saya semuanya pejuang. Artinya kami pasti tetap mendukung apa yang diperjuangkan Jerinx yang memiliki darah keluarga pejuang. Kami akan mendukung kalau yang baik, kenapa tidak," tegas Arjono.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas II A Kerobokan, Fikri Jaya Soebing mengatakan dalam prosedur pembebasan, Jerinx terlebih dahulu akan menyelesaikan proses administrasi.

"Sama seperti napi lainnya yang akan bebas. Jerinx akan menjalani proses administrasi. Tidak ada hal yang istimewa," ucap mantan Kalapas Khusus Kelas II A Karanganyar, Nusa Kambangan, Cilacap, Jawa Tengah ini.

Fikri menceritakan, selama berada dalam lapas, suami dari Nora Alexandra itu berlakuan baik dan selalu aktif mengikuti program pembinaan.

Ia pun mengapresiasi hal-hal positif yang dilakukan Jerinx selama di lapas dan berdampak pada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) lainnya.

"Jerinx selama di lapas berkelakuan baik. Justru kami mengapreasiasi Jerinx selama di lapas. Dia bisa mengajak warga binaan lainnya untuk berkegiatan positif, seperti aktif berkesenian bersama band Antrabez. Dia berbaur dengan warga lainnya, para petugas. Selama di sini dia tidak pernah melanggar aturan yang ada," tuturnya.

Dengan bebasnya Jerinx, Fikri berpesan ketika sudah di luar nanti Jerinx tetap berperan aktif membantu melakukan pembinaan terhadap warga binaan di Lapas Kerobokan.

"Pesan saya ke depan, agar jerinx lebih baik lagi, dan ketika sudah di luar tetap bisa membantu program-program pembinaan untuk warga lainnya di lapas," tutupnya.
Bebasnya Jerinx juga disambut bahagia oleh para simpatisan.

Para simpatisan yang tergabung dalam Aliansi Kami Bersama JRX menyambut bebasnya Jerinx secara virtual.

Para simpatisan itu menyambut dengan cara mengunggah foto sembari membawa poster bertuliskan

"Welcome Home JRX SID" diikuti hastag #WelcomeHomeJRXSID #KamiBersamaJRX di akun media sosial.

Dikonfirmasi terkait bebasnya Jerinx besok, I Wayan Suardana selaku Ketua Penasihat Hukum mengatakan para simpatisan Jerinx yang tergabung di Aliansi Kami Bersama JRX tidak melakukan penjemputan ke Lapas Kerobokan.

"Mengenai penjemputan oleh simpatisan, setahu saya simpatisan JRX yang tergabung dalam Aliansi Kami Bersama JRX tidak melakukan penjemputan offline, tetapi dengan melakukan penyambutan virtual," ucap advokat dari Gendo Law Office ini.

Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi menyebutkan, aparat kepolisian dari Polres Badung mengantisipasi penjemputan Jerinx yang kemungkinan dilakukan massa. Polisi berharap penjemputan dilakukan beberapa orang saja, karena Jerinx akan kembali ke rumah.

"Terkait massa yang menjemput, kami akan perdalam. Dan kalau benar (ada penjemputan oleh massa, Red), kami mengimbau kepada keluarga, masyarakat atau fans agar tidak menjemput dengan banyak orang," ujar Kapolres Badung.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved