Timor Leste
Krisis Ekonomi Ancam Timor Leste, Tapi Sulit Guncang Presiden Francisco Gutteres karena Sosok Ini?
‘Tidak Mungkin Mengguncang Perahu’ Francisco Gutteres, Presiden Timor Leste, Janjikan Reformasi pada Negaranya, Namun Sepertinya Dia Harus Tunduk pada
Francisco Gutteres menandai kemenangannya dengan janji perbaikan di bidang kesehatan dan pendidikan.
Tetapi presiden pertama yang berafiliasi dengan partai di negara itu, mengharapkannya memainkan peran seperti pendahulunya, Taur Matan Ruak.
Langkah yang dilakukan yaitu untuk memerangi korupsi dan penyalahgunaan anggaran.
Sebagaimana dikatakan Damien Kingsbury, seorang profesor politik internasional di Universitas Deakin Australia.
“Kritik Ruak terhadap pemerintah akan kehilangan sebagian pengaruhnya sebagai presiden," kata Damien Kingsbury.
"Dan Lu-Olo dapat diharapkan untuk tetap menjadi orang partai yang setia,” lanjut Damien Kingsbury melansir southeastasiaglobe.
Ruak diperkirakan akan mencalonkan diri sebagai calon perdana menteri dari Partai Pembebasan Rakyat (PLP) akhir tahun ini.
Dan langkahnya bukan tanpa presiden, dengan Gusmão menjadi perdana menteri negara itu tiga bulan setelah mengosongkan kursi kepresidenan pada 2007.
Gusmão diperkirakan akan melanjutkan perannya sebagai dalang politik di masa mendatang,
Menyisakan sedikit ruang bagi Guterres untuk ‘mengguncang perahu’.
Masalah utama Timor-Leste adalah uang.
Pemerintah menarik dana minyak senilai $16 miliar lebih cepat daripada mendiversifikasi ekonominya.
Kondisi itu membuat para kritikus mengatakan nepotisme dan korupsi menambah masalah.
Pendapatan minyak akan membiayai sekitar 85% dari anggaran negara tahun ini.
Lalu, apa yang akan dilakukan negara saat minyak mengering?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/presiden-timor-leste-francisco-gutteress.jpg)