Breaking News:

Kasus Suap Nurdin Abdullah

Dalami Kasus Suap Nurdin Abdullah, KPK Panggil 4 Saksi, Nusran-Nurwadi Mangkir

Dalami Kasus Suap Nurdin Abdullah, KPK Panggil 4 Saksi, Nusran-Nurwadi Mangkir

WA Ali Fikri
Jubir KPK Ali Fikri 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami aliran uang yang diterima tersangka dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPD) suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di Sulsel, Nurdin Abdullah (NA)

Selain NA, juga mantan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel Edy Rahmat (ER).

Teranyar, Penyidik KPK mengagendakan pemeriksaan empat saksi untuk NA dan ER, Senin (7/6/2021) di Mapolda Sulsel.

Keempatnya yakni, Muhammad Nusran (Dosen), Tasyrif Hakim (PNS), Nuwardi Bin Pakki (wiraswasta) dan HH (wiraswasta).

Namun, dari empat nama itu, hanya dua yang memenuhi panggilan.

"HH (Wiraswasta), didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan aliran sejumlah uang yang diterima oleh tersangka NA dari beberapa pihak yang mengerjakan proyek di Pemprov Sulsel," ujar Juru bicara KPK Ali Fikri via pesan WhatsApp.

Tim penyidik juga memeriksa seorang PNS bernama Tasyrif Hakim. 

"Tasyrif dikonfirmasi terkait dengan penerimaan penghasilan resmi tersangka Nurdin Abdullah selaku Gubernur Sulsel," katanya.

Sedangkan ada dua saksi yang tidak hadir dan dilakukan penjadwalan ulang.

Mereka seorang dosen Muhammad Nusran yang mengonfirmasi untuk dilakukan penjadwalan ulang pada Rabu (9/6/2021).

"Sedangkan Nurwadi Bin Pakki (Wiraswasta), tidak hadir dan tidak mengkonfirmasi," ujarnya.

"KPK mengimbau untuk kooperatif hadir pada pemanggilan selanjutnya," tambahnya.

Diketahui, hingga saat ini, sudah ada 10 saksi yang dipanggil dan mangkir.

Selain dua orang di atas, delapan lainnya yakni, Petrus Yalim (wiraswasta), Siti Mutia (Swasta), Eka Novianti (Swasta), Abdul Rahman (Swasta), Muhammad Fahmi (swasta).

Lalu Idham Kadir (Kabiro Umum Setda Sulsel), Idawati (swasta) dan Liestiaty Fachruddin (dosen/istri Nurdin Abdullah).(*)

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved