Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

STQH XXXII Sulsel

Bupati Luwu Utara Tak Inginkan Ada Kafilah STQH Terpapar Covid-19 di Sidrap

Bupati Indah Putri Indriani, melepas Kafilah Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) XXXII di Aula La Galigo Kantor Bupati Luwu Utara

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Suryana Anas
Humas Pemkab Luwu Utara
Bupati Indah Putri Indriani (kiri) melepas Kafilah Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) XXXII di Aula La Galigo Kantor Bupati Luwu Utara, Masamba, Rabu (262021). 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Bupati Indah Putri Indriani, melepas Kafilah Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) XXXII di Aula La Galigo Kantor Bupati Luwu Utara, Masamba, Rabu (2/6/2021).

25 kafilah dilepas Indah untuk mewakili Luwu Utara mengikuti STQH di Kabupaten Sidrap.

Bupati dalam arahannya meminta kafilah tetap menjaga kesehatan dan selalu mematuhi protokol Covid-19 selama pelaksanaan STQH, 3-7 Juni 2021.

Penegasan bupati tersebut bukan tanpa sebab.

Mengingat pandemi Covid-19 masih belum juga selesai.

Sehingga perlu penekanan dan penegasan agar tidak melonggarkan protokol kesehatan selama ajang STQH berlangsung di Sidrap.

"Anak-anakku yang ikut STQH ini adalah aset daerah. Jangan sampai ada yang terinfeksi Covid-19. Saya tidak ingin itu terjadi," kata Indah.

Untuk itu, ia meminta semua yang terlibat dalam STQH agar menjaga kesehatan dan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan.

"Saya minta kepada kita semua yang ikut terlibat dalam STQH untuk selalu menjaga kesehatan, pakai masker yang benar, hindari menyentuh wajah, dan pastikan selalu tersedia handsanitizer. Jika ada yang mengeluh sakit, segera dilaporkan untuk penanganannya," terang Indah.

Dikatakan Indah, sudah menjadi tugas pemerintah untuk memastikan semua warganya tetap sehat dan tidak terpapar virus.

"Tidak ada juga artinya juara, kalau ada yang kita dapatkan sakit setelah pulang dari STQH, karena tujuan kita ikut STQH bukan semata-mata untuk menjadi juara, tapi tujuan utamanya adalah memastikan generasi hafiz-hafizah daerah kita ini tetap berlanjut dan terus terjaga," imbuhnya.

Penting bagi dia untuk selalu menekankan hal itu, karena STQH kali ini masih dalam kondisi pandemi yang belum bisa dikendalikan.

Bupati juga meminta peserta STQH tetap fokus bertanding dan menjaga nama baik daerah.

"Kualitas anak-anak kita tak diragukan lagi karena sudah melalui proses seleksi yang cukup ketat. Tinggal latihan kecil dan pendampingan yang perlu dijaga. Mari kita menjaga diri, terutama menjaga nama baik daerah," tutur Indah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Luwu Utara, Nurul Haq, menyebutkan kafilah STQH XXXII Luwu Utara berjumlah 25 orang.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved