Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Makassar

Baru 6,49 Persen APBD Makassar yang Terserap, Danny Pomanto Minta Percepat

Walikota Makassar, Danny Pomanto meminta agar SKPD meningkatkan realisasi penyerapan anggaran tahun 2021.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Walikota Makassar, Danny Pomanto saat memimpin rapat monitoring dan evaluasi program, atau kegiatan APBD Makassar Triwulan I Tahun 2021 di Lantai 2 ruang Sipakatau, Balaikota Makassar, Senin (3152021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tercatat ada 30 instansi yang penyerapan anggarannya masih di bawah enam persen.

Sehingga, Walikota Makassar, Danny Pomanto meminta agar SKPD tersebut, meningkatkan realisasi penyerapan anggaran tahun 2021.

Hal ini diungkap saat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melaksanakan rapat monitoring dan evaluasi program, atau kegiatan APBD Makassar Triwulan I Tahun 2021 di Lantai 2 ruang Sipakatau, Balaikota Makassar, Senin (31/5/2021).

Berdasarkan data yang dihimpun, total serapan anggaran baru sekitar Rp 303 miliar lebih atau 6,49 persen.

Dari total APBD sebesar Rp4,677 triliun, sedangkan untuk fisik 8,47 persen.

Realisasi serapan anggaran tertinggi yaitu Satpol PP dengan realisasi keuangan 18,07 persen dan fisik 18,07 persen.

Sementara secara umum ada 30 pengguna anggaran dengan daya serap terendah. 

Yang paling rendah Dinas Pertanahan dengan serapan baru 0,13 persen dan fisik satu persen. 

Disisi lain ada 4 instansi yang belum melaporkan hasil serapannya.

Yaitu bagian administrasi pembangunan, bagian ortala, bagian protokol dan bagian kesejahteraan rakyat.

Danny mengatakan, kondisi penyerapan anggaran yang rendah biasa terjadi karena masih dalam momen transisi pemerintahan.

Selain itu, sikap instansi yang bersangkutan. Seperti enggan membelanjakan anggarannya.

"Khusus untuk belanja, semua untuk Makassar Recover segera dibelanjakan. Ini sudah ada payung hukumnya," ujar Danny

Danny menekankan kepada semua perangkat daerah untuk melakukan percepatan.

"Ini Dinkes saya lihat rendah juga, saya menjunjung tinggi transparansi, belanjakan cepat itu," tutupnya.

Laporan tribuntimur.com, M Ikhsan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved