Imigrasi Sulsel
Warga Iran Ditangkap Imigrasi Sulsel, Diduga Bakar Rudenim Parepare dan Lari, Diamankan di Pangkep
Dan berselang kurang dari 24 jam, Ramin berhasil ditangkap Tim Inteldakim Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan.
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Arif Fuddin Usman
TRIBUN-TIMUR.COM - Seorang warga asing asal Iran Ramin Poorbihamta (39) ditangkap Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim), Sabtu (29/5/2021).
Seperti dikutip dari rilis Rudenim Makassar, Minggu (30/5/2021), deteni Warga Negara Iran Ramin Poorbihamta itu masuk daftar pencarian orang atau DPO.
Dan berselang kurang dari 24 jam berhasil ditangkap Tim Inteldakim Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan.
Berdasarkan keterangan Kepala Divisi Keimigrasian Dodi Karnida, Minggu (30/5), kronologi kejadian berawal saat lelaki Ramin Poorbihamta melarikan diri dari Parepare.
Ramin Poorbihamta sebelumnya tinggal di Ruang Detensi Imigrasi (Rudenim) Kantor Imigrasi (Kanim) Parepare.
Namun Ramin Poorbihamta melarikan diri ketika terjadi kebakaran di ruangan tersebut pada Jumat (28/5/2021) sekitar pukul 12.00 Wita.
"Untuk meminimalisir pergerakan Ramin, maka foto ybs disebarluaskan ke masyarakat dan stake holder terkait," terang Dodi.
Sejak itu, jelas Dodi Karnida, dilakukan pencarian dan pengejaran di Parepare dan beberapa daerah di Sulsel lainnya.
Tim Inteldakim yang dipimpin oleh Kabid Inteldakim Mirza pun bergerak menuju Kanim Parepare untuk meninjau lokasi.
Selain itu, Tim Inteldakim mengumpulkan keterangan dari beberapa petugas Kanim Parepare ketika Ramin melarikan diri.
"Tim tiba di lokasi sekitar pukul 02.00 dini hari, tetapi situasi terlihat belum kondusif, olehnya pengamanan ditunda menjadi pagi hari," lanjut Dodi.
Saat berada di Kanim Parepare, Tim Inteldakim mendapatkan laporan dari masyarakat ada salah seorang warga asing yang diduga kuat adalah Ramin.
Hal itu berdasarkan foto yang disebarluaskan di beberapa daerah di Sulsel.
Dodi menambahkan, pagi harinya Sabtu (29/5), tim kembali merapat ke lokasi.
Kemudian berdasarkan informasi dari salah satu pengemudi bentor, akhirnya Ramin Poorbihamta diketahui berada di Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/intelijen-dan-penindakan-keimigrasian.jpg)