Tribun Mamuju
Dinas PMD Mamuju Usul Tambahan Anggaran Pelaksanaan Pilkades Serentak 2021
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Mamuju Usul Tambahan Anggaran Pelaksanaan Pilkades Serentak 2021
Penulis: Nurhadi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2021.
Tahun ini, sebanyak 48 desa di Kabupaten Mamuju yang akan menggelar Pilkades.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) mulai melakukan persiapkan termasuk pembahasan Perda bersama DPRD.
"Sisa menunggu undangan DPRD untuk bahas bersama Perda pemilihan kepala desa tahun 2021," kata Kepala Dinas PMD Mamuju, Mas Agung kepada tribun-timur.com, Jumat (28/5/2021).
Ia menjelaskan, Perda yang didorong ke DPRD mengenai Permendagri Nomor 72 Tahun 2020 tentang Pilkades di masa pandemi Covid-19.
"Termasuk perubahan mengenai panitia pemilihan di kabupaten yang melibatkan Forkopimda menjadi tim pemilihan desa di tingkat kabupaten," tutur mantan sekwan DPRD Mamuju itu.
Pada tingkat kecamatan, lanjut Mas Agung, nantinya juga akan dibentuk panitia terdiri dari unsur Tripika dan tim Covid-19.
"Setelah ada Perda seluruh panitia akan dibimtek, mengenai pelaksanaan pemilihan kepada desa di tengah pandemi Covid-19 ini," ujarnya.
Jika Perda selesai, pelaksanaan Pilkades Serentak diproyeksi di akhir tahun 2021.
"Pelaksanaannya mungkin sekitar November 2021," ucapnya.
Pihaknya melakukan pengusulan perubahananggaran pelaksanaan Pilkades.
"Regulasi baru yang dibahas ada keterlibatan Forkopimda di dalamnya membuat beban anggaran tidak mencukupi," katanya.
Anggaran Pilkades sebelumnya atau pada APBD pokok disebutkan sebesar Rp 700 juta.
"Itu belum memuat keterlibatan Forkopimda dan Tim Covid-19," katanya.
Karena itu, pelaksanaan Pilkada digeser ke November atau Desember karena menunggu perubahan anggaran.
"APBD pokok ada Rp 700 juta, sehingga harus ditambah Rp 500 juta sesuai beban anggaran di lapangan, jadi semua Rp 1,2 miliar," bebernya.(*)