Nurdin Abdullah Ditangkap KPK

Punya Wewenang Penahanan 120 Hari, Kapan KPK Sidangkan Nurdin Abdullah?

Punya Wewenang Penahanan 120 Hari, Kapan KPK Sidangkan Nurdin Abdullah?

WA Ali Fikri
Jubir KPK, Ali Fikri 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) memberikan kewenangan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan penahanan terhadap Nurdin Abdullah (NA) dan Edy Rahmat (ER) selama 120 hari atau sekitar 4 bulan.

Waktu itu dapat digunakan KPK untuk menyelesaikan pemeriksaan terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) Suap dan Gratifikasi izin infrastruktur di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sebelum berkasnya dilimpahkan ke pengadilan.

Aturan mengenai penahanan itu termaktub dalam KUHAP di Pasal 24, Pasal 25, dan Pasal 29.

Lalu, apakah KPK akan menghabiskan waktu 120 hari menahan NA dan ER atau justru mempercepat proses agar segera sidang?

Juru Bicara (Jubir) KPK, Ali Fikri menginformasikan, penyidik KPK baru-baru memperpanjang masa tahanan gubernur Sulsel nonaktif NA dan mantan Sekdis PUTR Sulsel ER.

KPK memperpanjang masa tahanan Tersangka Nurdin Abdullah (NA) dan Tersangka Edy Rahman hingga 30 hari ke depan, mulai (28/5/2021)-(26/6/2021) mendatang

"Perpanjangan penahanan dimaksud, agar Tim Penyidik lebih memaksimalkan pengumpulan alata bukti di antaranya pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi," kata Jubir KPK Ali Fikri, Rabu (26/5/2021).

Artinya, NA dan ER sudah tiga kali diperpanjang masa tahanannya.

Saat dinyatakan tersangka, keduanya bersama Agung Sucipto (AS) ditahan 20 hari di rutan KPK.

Terhitung sejak tanggal (27/2/2021) sampai dengan (18/3/2021).

KPK mengumumkan penambahan masa tahan pertama (19/3/2021) sampai dengan (27/4/2021) atau 40 hari untuk ketiga tersangka.

Tersangka NA di tahan di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur, Tsk ER ditahan di Rutan KPK Kavling C1, Tsk AS ditahan di Rutan KPK Gedung Merah Putih.

Untuk perpanjangan kedua, hanya diberikan kepada NA dan ER. Sementara berkas perkara AS sudah lengkap atau P21.

"Sebelumnya berkas perkara Tersangka tersebut telah dinyatakan lengkap (P21) sesuai dengan hasil penelitian Tim JPU," jelasnya.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved