Tribun Makassar

Ada Selisih 9.602 Lulusan SD dengan Daya Tampung SMP, Danny Pomanto Siapkan Pendidikan Hybrid

Ada Selisih 9.602 Lulusan SD dengan Daya Tampung SMP, Danny Pomanto Siapkan Pendidikan Hybrid

TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ada sekitar 23.408 siswa yang telah menyelesaikan pendidikan pada tingkat Sekolah Dasar (SD). Sementara daya tampung SMP di Makassar hanya 13.806 siswa.

Jadi ada selisih sekitar 9.602 siswa dari jumlah lulusan dengan ketersediaan sekolah.

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengatakan, ada potensi 33 ribu anak-anak tidak melanjutkan pendidikan jika dilihat data dari BPS.

"Kalau dilihat dari tamatan TK ke SD itu 100 persen terpenuhi, tetapi kalau dilihat dari BPS umur sekolah anak-anak, maka ada potensi 33 ribu anak tidak sekolah," ujar Danny, Selasa (26/5/2021).

Melihat ketimpangan tersebut ia berencana melakukan inovasi berupa hybridisasi pendidikan sesuai dengan visi-misinya semua harus sekolah

Menurut Danny hybrid pendidikan merupakan salah satu pembelajaran diluar kelas, seperti kelas lorong, kelas pulau, dan kelas alam di Lantebung.

Menariknya, sebuah inovasi tersebut juga akan mengeksplore dalam mewujudkan merdeka belajar dari Menteri Pendidikan

"Jadi ini kelas, bukan study banding, sehingga menghybridisasi pendidikan itu misalnya kapasitas bangku sekolah hanya 100 siswa, kalau kita kasi hybrid bisa kita kasi cukup 200, dengan bertukar, ada libur ada sekolah, dan ada dalam 1 hari mereka berkumpul di sekolah terbuka," jelasnya.

Lanjut Danny, di Kota Makassar terdapat ruang-ruang menarik untuk dijadikan tempat belajar, termasuk menggunakan hotel-hotel sebagai ruang kelas

"Kan ada beberapa hotel-hotel yang mulai bangkrut lebih baik kita sewa dan gunakan sebagai kelas. Jadi ekonomi dapat hotel juga bisa tertolong," jelasnya.

Sementara Plt Kadis Pendidikan Kota Makassar, Nielma Palamba menjelaskan, sistem pembelajaran hybrid efektif akan berlaku di tahun ajaran 2022 nanti. 

Pasalnya, Dinas Pendidikan masih sementara menyusun rencana kerja inovasi yang dicetuskan Wali Kota Makassar Danny Pomanto, untuk tahun depan hingga 2026 nanti.

"Kita sudah bicarakan di Bapedda, konsepnya pak wali untuk revolusi pendidikan. Tapi itu baru bisa tahun depan, karena tahun ini sudah berjalan dengan konsep sebelum pak wali menjabat," terangnya.

Nielma mengatakan, untuk tahun ini pemerintah kota sementara masih akan mengandalkan sekolah swasta, agar semua siswa tamatan SD dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat SMP.

Pemerintah akan mendukung dengan memberikan beasiswa kepada para siswa. Kendati kata Nielma, jumlahnya pasti terbatas.

"Ada beasiswa untuk anak yang tidak mampu dan tidak tertampung di sekolah negeri. Inilah yang akan kita cari. Sayangnya tahun ini hanya ada 200 kuotanya," jelasnya.

Sehingga langkah selanjutnya, kata Nielma Pemerintah Kota Makassar mencoba mengkomunikasikan anggaran dana bos yang masuk.ke swasta agar bisa menjadi penunjang 

"Kita upayakan bagaimana anggaran Dana Bos yang juga masuk ke swasta agar bisa dijadikan penunjang bagi siswa dapat bersekolah di swasta tanpa terbebani biaya," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan tribun-timur.com, M Ikhsan

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved