Breaking News:

Tribun Bulukumba

Lama Jadi DPO, Tersangka Korupsi Pengadaan Kapal di Bulukumba Ditangkap di Makassar

Tersangka kasus pengadaan kapal nelayan 30GT di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), H Arifuddin alias ARF, akhirnya berhasil ditangkap

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Tersangka kasus pengadaan kapal nelayan 30GT di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), H Arifuddin alias ARF, akhirnya berhasil ditangkap, Senin (24/5/2021).

Sebelumnya, H Arifuddin ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO), setelah mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba beberapa tahun silam.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Penkum) Kejaksaan Tinggi Sulsel, Idil mengatakan, H Arifuddin ditangkap di halaman parkir salah satu rumah sakir di Makassar.

ARF ditangkap oleh Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Herdian Rahardi, bersama Idil, (Kasi Penkum).

Reskiyana Ramayanti, Anas,  dan dibantu Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jeneponto.

"Tersangka ARF selaku Direktur PT. Phinisi Semesta Bulukumba diduga melakukan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Kapal Penangkap Ikan 30 GT sebanyak 2 (dua) unit  (INKA MINA 491), pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bulukumba Tahun Anggaran 2012 dengan jumlah anggaran sebanyak Rp2,4 miliar," beber Idil dalam rilisnya.

Idil menambahkan, penanganan perkara Tipikor ini khusus tersangka ARF, sementara proses penyidikan oleh Penyidik Kejaksaan Negeri Bulukumba dengan kerugian  keuangan negara sekitar Rp. 424.000.000.

"Selanjutnya, tersangka ARF diserahkan kepada Penyidik Kejaksaan Negeri Bulukumba untuk dilanjutkan proses penyidikannya," pungkasnya.

Selain H Arifuddin, juga ada Mantan Kadis Kelautan dan Perikanan Bulukumba, H Sabir.

H Sabir sendiri dianggap kooperatif, sehingga tak dilakukan penahanan.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved