Musda Demokrat Sulsel
DPP: Gelaran Musda Demokrat Sulsel Tunggu Hasil Konsultasi AHY
Jadwal gelaran Musyawarah Daerah Partai Demokrat Sulawesi Selatan masih belum bergulir sejauh ini.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jadwal gelaran Musyawarah Daerah Partai Demokrat Sulawesi Selatan masih belum bergulir sejauh ini.
Hajatan politik tingkatan provinsi itu sejauh ini masih menunggu keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani mengatakan Peraturan organisasi (PO) Partai Demokrat masih belum rampung.
Kamhar mengatakan PO masih sedang dibahas di Badan Pembinaan Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat
"Sedang dibahas di BPOKK," kata Kamhar saat dihubungi Tribun Timur, Senin (24/5/2021).
Kamhar mengatakan belum ada jadwal Musda Partai Demokrat yang dikeluarkan DPP.
Ia mengatakan pelaksanaan Musda Partai Demokrat di 34 provinsi masih menunggu keputusan dan arahan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono.
"Untuk pelaksanaan Musda menunggu hasil konsultasi dengan Mas Ketum AHY," kata Kamhar.
Musyawarah Daerah Partai Demokrat Sulawesi Selatan berpeluang mempertemukan pertarungan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) melawan Ni'matullah Erbe.
Gelaran Musyawarah Daerah Partai Demokrat Sulawesi Selatan sejauh ini masih menunggu jadwal dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Baik IAS maupun Ni'matullah Erbe secara terbuka sudah menyatakan keinginannya maju bertarung.
Pertarungan IAS melawan Ni'matullah akan diselesaikan di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP), bukan lagi sistem voting atau pemungutan suara seperti Musda 2016 lalu.
24 ketua DPC se-Sulsel, ditambah 1 suara DPD, dan 1 suara DPP memilih maksimal 3 calon ketua.
Selanjutnya, 3 calon ketua nantinya akan dipilih oleh Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, dan BP OKK DPP Demokrat.
Sejauh ini IAS telah mulai bermanuver meminta restu dan dukungan DPP untuk pencalonannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kamhar-lakumani-menerima-kunjungan-ilham-arief-sirajuddin-di-jakarta.jpg)