Breaking News:

Tribun Toraja

Prof Rudy: Alokasi Anggaran untuk Toraja 2021 Sekitar Rp250 Miliar

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, mengalokasikan anggaran sebesar RpRp250 miliar untuk Toraja tahun 2021.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/FADLY
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sulawesi Selatan (PUTR Sulsel) Rudy Djamaluddin turut hadir pada pencanangan program PHJD dan penanganan jalan di Lapangan Bakti, Rantepao, Minggu (23/5/2021) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, mengalokasikan anggaran sebesar RpRp250 miliar untuk Toraja tahun 2021.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sulawesi Selatan (PUTR Sulsel) Rudy Djamaluddin, Minggu (23/5/2021).

Rudy Djamaluddin hadir Lapangan Bakti, Rantepao, Toraja Utara dalam rangka pencanangan program PHJD dan penanganan jalan.

Ia menjabarkan, khusus alokasi anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel.

"Di Tana Toraja, Ruas Passobo-Matangli-Masuppu sampai batas Pinrang alokasi Rp68 miliar dengan penanganan 8,5 km," kata Rudy.

Lalu, lanjut dia, Toraja Utara agak banyak.

"Ini berkat arahan pimpinan. Dimana ruas jalan Rante Pao-sitampuk Rp 72 miliar dengan panjang 10,4 km. Lalu Rante Pao-Batas Sulbar Rp57 miliar dengan panjang 10,8 km," jelasnya

Lalu ada Dana PHJD dengan total Rp52 miliar dengan panjang jalan 50 km.

"Diberikannya PHJD untuk tahun ini, tidak terlepas dari keberhasilan PHJD tahun sebelumnya. Dimana pada tahun sebelumnya kami mendapatkan anggaran Rp49 miliar untuk penanganan 79 km," jelasnya.

Ia mengatakan, program PHJD tahun 2020 melebihi target.

"Alhamdulillah paket PHJD tahun sebelumnya melenihi target bekat kerja sama Pemprov, Pemkab dan masyarakat," ujarnya.

"Ini membawa nilai positif, sehingga anggaran di 2021 kami diberikan anggan alokasi yang lebih," jelasnya.

Ia pun berharap Pemkab kembali membantu Pemprov menyukseskan program PHJD 2021.

"Semoga 2022 kita bisa dapatkan lagi PHJD untuk merampungkan ruas jalan provinsi yang ada di 2 kabupaten khususnya di Tana Toraja dan Toraja Utara," katanya.

"Saya kira PHJD ini juga ke kabupaten. Sehingga kalau ini dipadukan kami yakin dan percaya infrastruktur di dua kabupaten tersebut bisa rampung dan mengangkat potensi wisata," tambahnya.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved