Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Maros

Lurah Taroada Maros Ungkap Sulaiman Penganut Aliran Tilaco Sejak 2019 Merantau ke Jawa Timur

Lurah Taroada Maros Ungkap Sulaiman Penganut Aliran Tilaco Sejak 2019 Merantau ke Jawa Timur

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL
Sulaeman menjelaskan mengenai aliran tilaco di rumah singgah dinas sosial maros 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Lurah Taroada kecamatan Turikale, Ilhamsyah Ruslan, menegaskan terduga penganut ajaran Tilaco Andi Sulaiman, sudah lama tidak berdomisili di Kelurahan Taroada seperti yang tertera di Kartu Tanda Penduduk miliknya, Jumat (21/5/2021).

Ilhamsyah menjelaskan, sejak 2019 Sulaiman sudah merantau ke Jawa Timur dan seringkali berpindah pindah tempat tinggal.

Ia bahkan meninggalkan istrinya dan anaknya di Kediamannya yang terletak di Taroada.

"Sulaiman, sudah lama tidak tinggal disini. Ia pergi tinggalkan istri dan anaknya di kelurahan taroada, tepatnya pada tahun 2019 di lingkungan sanggalea selatan. Sejak dulu dia pergi merantau, sudah sering berpindah pindah daerah tanpa diketahui oleh pihak keluarga," jelasnya.

Ilham juga mengatakan bahwa aliran baru yang digaungkan oleh Sulaiman, sampai saat ini tidak memiliki pengikut.

Dan tujuannya mengirimkan surat kepada Presiden hingga bupati hanya ingin meminta izin agar sekiranya dapat diakui dan perbolehkan mengikuti apa yang ia yakini.

“Aliran sulaiman ini hanya untuk dirinya sendiri bukan untuk mengajak orang terdekatnya atau secara umum," ujarnya.

Ilham menegaskan, aliran Tilaco tidak memiliki penganut atau pengikut, baik dari kalangan keluarga ataupun secara umum.

Hal ini disampaikan langsung oleh Istri Sulaiman, Nur Asipa saat ditemui di kediamannya.

Asipa menbeberkan tingkah laku diluar nalar suaminya, ia bahkan sering mengurung diri di kamar.

"Iya, memang betul Sulaiman ini adalah Suami saya, kami menikah tahun 2016 dan dikaruniai satu orang anak laki laki. Sejak bersama Sulaiman, ia seringkali menyendiri dan mengurung diri di kamar dan terkadang menunjukkan tingkah laku yang diluar nalar manusia,” kata Asipa.

Wanita satu anak tersebut juga menjelaskan bahwa Sulaiman kerap meninggalkan rumah untuk alasan menuntut ilmu.

Lelaki tersebut juga sering bertapa ke hutan dan ke gunung, untuk meningkatkan ilmunya.

“Dia sering meninggalkan rumah, dan tidak tahu kemana tujuannya, katanya menuntut ilmu, bertapa ke hutan, ke gunung, dan seringkali melakukan tindakan tindakan yang tidak wajar," ucap Asipa.

Ilhamsyah menjelaskan, kedua warganya tersebut, saat ini sedang dalam proses perceraian.

Akibat perceraian tersebut, Ilhamsyah menduga, Sulaiman mengalami depresi yang mengarah ke gangguan kejiwaan.

Saat ini sulaiman menempati rumah singgah milik Dinas Sosial Kabupaten Maros di Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai.

“Kita berharap agar Sulaiman ini bisa bisa dibina dan diarahkan kembali ke jalan yang benar,” katanya.

Hari ini, Jumat (21/05/21) Sulaiman dijadwalkan akan dipulangkan ke kampung halamannya, Soppeng.

Ia akan diserahkan ke pihak keluarga untuk dibina lebih lanjut.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved