Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dubes RI

Kenapa dr Terawan Mengundurkan Diri? Zuhairi Misrawi dan Rosan Dubes Arab Saudi dan Amerika Serikat

Kader PDIP / Nahdlatul Ulama (NU) Zuhairi Misrawi Dubes Arab Saudi, Ketua KADIN Rosan P Roeslani Dubes Amerika Serikat, dr Terawan mundur Dubes?

Editor: Mansur AM
TRIBUN-TIMUR.COM
Kader NU dan PDIP Zuhairi Misrawi dan mantan Menkes dr Terawan Agus Putranto 

TRIBUNTIMUR.COM - Kader PDIP mendapatkan jatah Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi.

Kader PDIP yang diplot sebagai Dubes Arab Saudi di Riyadh adalah Zuhairi Misrawi.

Selain kader PDIP, Zuhairi Misrawi juga dikenal sebagai aktivis Nahdlatul Ulama (NU).

Ia dikenal sebagai pemikir Islam kontemporer dan fasih membahas konflik Timur Tengah.

Sementara Ketua KADIN Rosan P Roeslani diusulkan jadi Dubes di Amerika Serikat berkedudukan di Washinton DC.

Yang tak kalah menariknya, mantan Menteri Kesehatan RI dr Terawan Agus Putranto yang digadang-gadang jadi Dubes di Spanyol (Madrid) disebut mengundurkan diri.

Benarkah?

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi mengirim surat ke DPR mengenai pencalonan 32 duta besar. Dari daftar nama yang dicalonkan menjadi duta besar itu tersebut, ada nama mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto. Ia diusulkan menjadi Duta Besar Indonesia di Spanyol dan berkedudukan di Madrid.

Namun belakangan, mantan Kepala RSPAD Gatot Soebroto itu memilih mundur. Anggota Komisi I DPR Taufiq R Abdullah menyebut ada perubahan di dalam daftar calon dubes yang diajukan Presiden.

”Dubes ini ada perubahan sepertinya usulan dari Presiden. Karena ada yang mundur,” kata Taufiq saat dimintai tanggapan, Kamis (20/5/2021).

Ia mengamini perubahan tersebut karena Terawan mengundurkan diri sebagai calon duta besar RI di Spanyol.

"Pak Terawan mundur. Nah, kalau mundur kan harus diganti. Penggantinya belum masuk. Kelihatannya ada perubahan," urai politikus PKB ini.

Terkait kapan fit and proper test digelar di Komisi I, Taufiq mengatakan masih menunggu mandat dari pimpinan DPR. Setelah itu, baru proses fit and proper test bisa dilaksanakan.

"Belum, nanti akan ada perintah dari pimpinan mandat ke Komisi untuk melaksanakan fit and proper test. Nanti dari pimpinan dulu," kata legislator dapil Jateng itu.

Selain Taufiq, kabar mundurnya Terawan juga didengar oleh anggota Komisi I F-NasDem Muhammad Farhan.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved