Breaking News:

Nurdin Abdullah Ditangkap KPK

KPK Kembali Periksa 3 Saksi Dugaan Suap Nurdin Abdullah

Tim Penyidik KPK kembali melakukan pemeriksaan saksi terkait dugaan suap yang menjerat Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
WA Ali Fikri
Jubir KPK, Ali Fikri 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Tim Penyidik KPK kembali melakukan pemeriksaan saksi terkait dugaan suap yang menjerat Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah.

"Hari ini (20/5/2021) pemeriksaan saksi  TPK Suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020-2021," kata Jubir KPK, Ali Fikr via pesan WhatsApp, Kamis (20/5/2021).

Jumlah saksi yang rencananya akan diperiksa sekitar tiga orang.

Latar belakang ketiganya, dua orang wiraswasta dan satu orang Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Pertama Suardi Dg Nojeng (Wiraswasta), kedua Aminuddin (PNS) dan ketiga Saenuddin (Wiraswasta)," ujar Ali Fikri 

Rencananya, ketiga saksi baru tersebut akan dilakukan pemeriksaan di Polres Maros.

Tercatat, sudah ada 35 orang yang diperiksa sebagai saksi, enam orang masih akan dijadwalkan ulang pemanggilannya, dan tiga orang lainnya belum diketahui apakah hadir atau tidak dalam pemeriksaan, mengingat hasil riksanya belum keluar.

Enam nama yang mangkir dan akan akan dijadwalkan ulang pemanggilannya yakni, Petrus Yalim (wiraswasta), Siti Mutia (Swasta), Eka Novianti (Swasta), Abdul Rahman (Swasta), Muhammad Fahmi (swasta) dan Idham Kadir (Kabiro Umum Setda Sulsel).

Tiga orang belum diketahui yakni Nurhidayah (mahasiswa), Andi Sahwan Mulia Rahman (Pejabat Pemprov Sulsel) dan Salim AR (mantan Pejabat Pemprov Sulsel).

Dari 44 nama yang dipanggil sebagai saksi, 13 wiraswasta, 11 Pegawai Swasta, tujuh pejabat pemerintahan, lima Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Lalu dua pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dua mantan pejabat, satu mahasiswa, satu anggota DPRD, satu ajudan dan satu pegawai Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Adapun saksi yang sudah diperiksa untuk kali kedua yakni, anak Nurdin Abdullah M Fathul Fauzy Nurdin dan Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulsel Muhammad Irham Samad. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved