Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Malaysia jadi Target Serangan IDF Setelah Retas 120 Situs Israel dan Mendukung Palestina

Malaysia jadi target serangan IDF setelah retas 120 Situs Israel sebagai kukungan ke Palestina.

Editor: Ansar
TribunPontianak
Malaysia jadi target serangan IDF setelah retas 120 Situs Israel sebagai kukungan ke Palestina. 

TRIBUN-TIMUR.COM -  Konflik Israel - Palestina terus memanas di Jalur Gaza.

Perang roket antara Hamas dan Israel pun tak terhindarkan hingga memakan sejumlah korban.

Hingga kini, korban jiwa terus berjatuhan dan ribuan orang terluka.

Belum ada tanda-tanda pihak Israel akan menghentikan gempurannya ke wilayah Palestina.

Meski sejumlah negara menentang tindakan Israel tersebut, termasuk diantaranya Turki, Iran, hingga negeri Jiran Malaysia.

Bahkan Malaysia berhasil meretas lebih dari 120 situs Israel yang melibatkan database negara sehingga secara tidak langsung mempengaruhi sistem keamanan siber Israel.

Peretasan itu dilakukan sebagai tindakan menentang atas tindakan Israel terhadap Palestina.

Imbasnya Malaysia menjadi sasaran atau target Pasukan Pertahanan Israel (IDF), sebagaimana oleh Jonathan Schanzer, orang yang berpengaruh dan juga pejabat di Amerika Serikat pada Sabtu 15 Mei 2021.

Jonathan Schanzer dalam akun Twitter-nya, mengonfirmasi bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) diberikan 'lampu hijau' dalam menyasar sekutu Hamas termasuk Turki, Qatar, Iran hingga Malaysia.

“Channel 13 melaporkan bahwa IDF telah memberikan lampu hijau untuk menargetkan ‘semua’ operator Hamas di ‘semua’ level, baik di dalam maupun di luar Gaza. Implikasi yang jelas untuk Iran, Turki, Qatar, Malaysia, dll”, tulisnya.

Pernyataan yang dilontarkan itu pun rupanya mendapat perhatian serius dari Kementerian Dalam Negeri Malaysia tentang ancaman dari pasukan Israel. 

Menteri Dalam Negeri Malaysia, Datuk Seri Hamzah Zainudin menginformasikan kepada masyarakat agar tenang karena situasi di dalam negeri masih terkendali.

Sebelumnya, pernyataan dari Angkatan Bersenjata Malaysia di mana para peretas dari Israel siap melakukan serangan balik setelah sejumlah besar situs web dan basis data mereka diretas melalui #OpsBedil dan #OpsIsrael.

Menyerang dengan 'Kekuatan Penuh'

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa serangan pasukan Israel di Gaza akan belanjut dengan "kekuatan penuh".

Netanyahu mengatakan itu ketika dilaporkan ada 42 orang yang tewas dalam serangan udara oleh pihak Palestina yang meratakan 3 bangunan, seperti yang dilansir dari Sky News pada Minggu (16/5/2021).

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved