Breaking News:

Tribun Makassar

Dituduh Bisnis Tanda Tangan Rp 2 Juta, Sekretaris Disdik Makassar Minta Guru Perlihatkan Bukti

pihaknya belum menemukan adanya fakta dari tuduhan tersebut, padahal telah dilakukan penyelidikan oleh pihak terkait.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/IKHSAN
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar, Amalia Malik 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Amalia Malik, meminta guru yang mengadu ke Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, terkait pungli tanda tangan di disdik sebesar Rp 2 juta, agar membuktikan tuduhannya.

Amalia mengatakan, hingga saat ini, pihaknya belum menemukan adanya fakta dari tuduhan tersebut, padahal telah dilakukan penyelidikan oleh pihak terkait.

"Saya berharap guru yang melapor (ke Wali Kota Makasssar) bisa membuktikan tuduhannya" kata Amalia, Rabu (19/5/2021).

Amalia menyatakan, isu soal jual beli tanda tangan tersebut bermula saat pihaknya menyampaikan ke guru dan kepala sekolah soal surat edaran dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM) terkait kenaikan pangkat.

"Ada tim independen yang mengevaluasi guru dan kepala sekolah. Pada saat itu pemeriksaan dokumen, kemudian diserahkan ke tim independen yang mempunyai sertifikasi untuk melakukan assessment," terangnya

Amalia melanjutkan, tim yang menilai mengecek kredit atau poin dari guru. 

Hal itu untuk memastikan apakah sudah mencukupi atau tidak.

"Memang ada beberapa guru yang mengalami hambatan karena tidak memiliki penelitian dan jurnal, sehingga dia membayar jasa orang untuk membuatkan dia," jelasnya

Lanjutnya, setelah hasil dari tim independen itu keluar melaui berita acara, pihaknya langsung menyerahkan ke BKPSDMD, dari BPKSDMD ajukan ke KASN.

"Kalau keluar SK-nya guru bersangkutan juga langsung ambil di BPKSDMD," katanya

Selain itu, Amalia mengatakan, sudah memberikan klarifikasi ke Komisi D DPRD Makassar dan Wali Kota Makassar terkait masalah tersebut.

"Kita sudah klarifikasi di komisi D DPRD kemarin dan Wali Kota Makassar. Sudah selesai," tutupnya.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto melakukan sidak ke Kantor Dinas Pendidikan.

Hal ini lantaran Danny mendapat laporan dari seseorang yang mengaku guru, terkait adanya biaya penanda tanganan berkas sebesar Rp 2 juta di Dinas Pendidikan.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved