Breaking News:

PPDB 2021

Simak Jadwal dan Aturan Baru PPDB 2021 di Kota Makassar

Proses penerimaan siswa baru atau yang dikenal dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 di Kota Makassar akan dibuka pada 21 Juni 2021

Editor: Muh. Irham
Disdik Sulsel
Ilustrasi PPDB 

TRIBUNTIMUR.COM - Proses penerimaan siswa baru atau yang dikenal dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 di Kota Makassar akan dibuka pada 21 Juni 2021 mendatang.

Di masa pandemi seperti saat ini, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan Makassar menyebut ada beberapa perubahan petunjuk teknis (juknis) dalam PPD kali ini.

Yang berbeda dari PPDB tahun lalu dibanding tahun ini adalah, jalur zonasi didahulukan dibandingkan jalur non zonasi.

Menurut Plt Kadisdik Kota Makassar, Nielma Palamba, ada beberapa perubahan pada pelaksanaan PPDB tahun ini. Selain pendaftaran jalur dibalik, kuotanya juga mengalami perubahan.

Di tingkat SD misalnya, untuk jalur zonasi disiapkan kuota sebesar 75 persen dari daya tampung sekolah.

Lalu jalur afirmasi sebesar 20 persen. Sisanya jalur perpindahan tugas yakni 5 persen.

Selain itu, calon peserta didik yang berada di daerah perbatasan mendapat jatah 5 persen dari 75 persen kuota jalur zonasi di tingkat SD.

Sedangkan di tingkat SMP, kuota yang disiapkan untuk jalur zonasi sebesar 70 persen. Kemudian 20 persen untuk jalur afirmasi, 5 persen jalur perpindahan tugas, dan 5 persen jalur prestasi.

Calon peserta didik yang berada di daerah perbatasan juga mendapat kuota sebesar 5 persen dari keseluruhan kuota jalur zonasi SMP yakni 70 persen.

“Pendaftaran jalur zonasi akan dimulai 21 Juni sampai 25 Juni. Pengumuman 26 Juni. Pendaftaran ulang 26 sampai 28 Juni. Pendaftaran ulang pemenuhan kuota zonasi 29 sampai 30 Juni,” kata Nielma.

Kemudian, lanjut Nielma, jadwal pendaftaran jalur nonzonasi dijadwalkan dimulai 1-3 Juli., pengumuman 4 Juli, dan pendaftaran ulang 5-7 Juli.

Saat ini, pihaknya sudah mulai melakukan persiapan. Termasuk sosialisasi petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan PPDB 2021.

“Setelah itu kita akan memberikan bimtek kepada para operator. Karena kita tahu bersama mereka akan menjadi ujung tombak,” ucap Nielma.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved