Breaking News:

Sidang Kasus Suap NA

JPU Bakal Seleksi 32 Saksi di Sidang Agung Sucipto

JPU terdakwa kasus suap infrastruktur yang melibatkan Agung Sucipto, mengungkap telah menyiapkan 32 saksi

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
JPU Terdakwa Kasus Suap Infrastruktur, M Yasir yang melibatkan Agung Sucipto, saat ditemui di Pengadilan Negeri Makassar, Selasa (1852021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - M Yasri selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) terdakwa kasus suap infrastruktur yang melibatkan Agung Sucipto, mengungkap telah menyiapkan 32 saksi, dalam sidang pokok perkara di Pengadilan Negeri Makassar, pada Kamis (27/5/2021) mendatang.

Namun, dari 32 saksi tersebut, hanya akan ada beberapa yang dipanggil, disesuaikan dengan fakta persidangan.

"Saksi itukan harus kita seleksi dulu, memang di dalam berkas perkara ada 32 saksi, tapi tidak menutup kemungkinan saksi yang kita undang itu hanya beberapa setelah kita seleksi. Tergantung kepentingan dipersidangannya seperti apa," ujar Yasir usai mengikuti sidang perdana pembacaan dakwaan, di PN Makassar, Selasa (18/5/2021).

Nantinya, saksi yang dihadirkan ada dari pihak pemerintahan dan sawasta.

"Saksinya dari berbagai pihak, ada klaster pemerintahan, disitu ada pejabat eselonnya, ada panitia pengadaan, kemudian dari.luar pemerintahan. Jadi ada beranekaragam saksi," jelasnya.

Yasir memastikan, jika pihaknya tidak akan menghadirkan saksi dari pihak keluarga. Sebab hal itu merupakan domain penasehat hukum.

"Kalau saksi dari keluarga itu domain penasehat hukum, karena itu akan jadi saksi yang meringankan terdakwa," terangnya

"Tapi kami tidak fokus dikeluarganya, kami fokus bagaimana membuktikan dakwaan itu, yang sumbernya dari pemerintahan, dan swasta," pungkasnya

Diberitakan sebelumnya, Sidang pembacaan dakwaan, Agung Sucipto selaku terdakwa kasus suap infrastruktur, telah digelar di Ruang sidang Prof Harifin Tumpa, Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Makassar, Selasa (18/5/2021).

Sidang berlangsung secara luring terbatas, hadir secara offline di persidangan yaitu Hakim, JPU, dan Kuasa hukum terdakwa.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved