Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Enrekang

12 Hari, Sudah 102 Kendaraan Terjaring Razia Diminta Putar Balik di 3 Posko Penyekatan Enrekang

12 Hari, Sudah 102 Kendaraan Terjaring Razia Diminta Putar Balik di 3 Posko Penyekatan Enrekang

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/M AZIS ALBAR
Kapolres Enrekang, AKBP Andi Sinjaya saat memantau pos penyekatan di perbatasan Enrekang. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Kepolisian Resort (Polres) Enrekang masih fokus dalam penerapan penyekatan bagi warga yang hendak mudik.

Berdasarkan data dari Polres Enrekang dalam 12 hari operasi penyekatan sejak 6-17 Mei 2021 total sudah 102 kendaraan yang terjaring razia.

Mereka kedapatan ingin mudik, sehingga mereka diminta putar balik kembali ke tempat awal keberangkatannya.

Hal itu disampaikan Kapolres Enrekang, AKBP Andi Sinjaya saat dikonfirmasi TribunEnrekang.com, Selasa (18/5/2021).

Menurutnya, 102 kendaraan itu adalah total kendaraan yang terjaring razia di tiga pos penyekatan.

Yakni di pos Mallaga (Perbatasan Enrekang-Pinrang), Pos Maiwa (Perbatasan Enrekang-Sidrap) dan Pos Alla' (Perbatasan Enrekang-Tator).

“Di tiga titik Pos penyekatan yang berada di perbatasan Enrekang-Toraja, perbatasan Enrekang-Pinrang dan perbatasan Enrekang-Sidrap, total sebanyak 102 kendaraan diputar balik,” katanya.

Sementara ada sebanyak 92 kendaraan diperbolehkan lewat di pos penyekatan tersebut.

Di antaranya kendaraan angkutan barang atau logistik, kendaraan dinas, warga yang hendak mengunjungi orang meninggal dunia atau sakit.

Serta ibu hamil akan bersalin yang dilengkapi dengan hasil RT-PCR, hasil negatif tes rapid antigen dan hasil negatif genose C-19.

AKBP Andi Sinjaya menghimbau masyarakat untuk bisa memahami situasi dan kondisi saat ini bahwa masih dalam pandemi Covid-19. 

Sehingga butuh kesadaran bersama agar membantu pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Kami minta supaya masyarakat betul-betul menyadari kebersamaan kita, karena ini operasi khusus, khusus memutus mata rantai orientasinya," ujarnya.

"Saya sangat berharap kepada masyarakat untuk tidak mudik lebaran, cukup dirumah saja silaturrahminya," pungkasnya.

Operasi Ketupat berakhir kemarin pada tanggal 17 dan khusus operasi penyekatan di perpanjang sampai tanggal 24 mei 2021.(*)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, @whaiez

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved