Breaking News:

Tribun Sulbar

Polisi Gagalkan Peredaran 0,5 Kg Sabu Asal Kepri di Kabupaten Majene

Polisi Gagalkan Peredaran 0,5 Kg Sabu Asal Kepri di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Penulis: Nurhadi | Editor: Hasriyani Latif
Polda Sulbar
Subdit II Direktorat Narkoba Polda Sulawesi Barat (Sulbar) amankan setengah kilogram sabu-sabu di Kelurahan Mossi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Subdit II Direktorat Narkoba Polda Sulawesi Barat (Sulbar) mengamankan 0,5 kilogram sabu-sabu di Kelurahan Mossi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene.

Seorang tersangka inisial DH (31) pun berhasil ditangkap.

DH bertindak sebagai seorang bandar. Ditangkap pada 6 Mei 2021 lalu.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulbar, Kombes Pol Alpen, barang haram tersebut dijemput oleh tersangka di Bandara Sultan Hasanuddin, Sulsel.

"Empat saset dengan berat setengah kilo dijemput oleh DH di Bandara Sultan Hasanuddin," kata Kombes Pol Apven kepada wartawan di Mapolda Sulbar, Senin (17/5/2021).

Sabu-sabu tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Kabupaten Majene, Sulbar.

"Pelaku ditangkap setelah kami melakukan penyelidikan dari laporan masyarakat tentang adanya gerak gerik mencurikan dari pelaku," pungkasnya.

Personel Direktorat Narkoba Polda Sulbar melakukan operasi dengan berpura-pura menjadi pembelian terselubung (Undercover Buy).

Pelaku langsung dicokok tanpa perlawanan dan personel polisi berhasil mengamankan barang bukti.

"Pelaku mengakui barang itu di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dari salah seorang rekannya inisial R," ungkapnya.

Empat saset barang bukti tersebut diantar oleh R ke Makassar dari Kepulauan Riau (Kepri) via udara.

"Jadi R mengantar barang itu ke Makassar, selanjutnya dijemput DH, tapi belum sempat diedarkan berhasil kami gagalkan," ucapnya.

Pelaku berikut barang buktinya saat ini telah diamanakan di Mapolda Sulbar untuk proses hukum lanjutan.

"Pelaku dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) dan 114 ayat (2) UU No.35 Tahun 2009 tentang narkotika," tuturnya.

Ancamana hukuman pidana 20 tahun penjara.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved