Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Pinrang

Buras dan Tumbu, Hidangan Pendamping Opor Ayam Wajib Ada di Pinrang Saat Lebaran

Buras dan Tumbu, Hidangan Pendamping Opor Ayam Wajib Ada di Pinrang Saat Lebaran

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NINING
Buras dan Tumbu makanan khas Suku Bugis, Sulawesi Selatan yang harus ada saat lebaran. 

TRIBUNPINRANG.COM, PINRANG - Buras dan Tumbu adalah makanan khas Suku Bugis, Sulawesi Selatan yang wajib ada saat lebaran. 

Kedua makanan khas itu biasanya dimakan bersama opor ayam. 

Kebanyakan orang makan opor ayam bersama ketupat. 

Namun, lain halnya dengan warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan yang lebih memilih makan opor ayam bersama Buras dan Tumbu

Buras terbuat dari beras yang diberi santan lalu dimasak hingga teksturnya seperti nasi. 

Kemudian dibungkus menggunakan daun pisang. 

Bentuknya pipih dan dibuat menjadi dua bagian dalam satu ikatan dengan diikat menggunakan tali rafia. 

Setelah itu direbus selama empat sampai lima jam. 

Sementara, Tumbu terbuat dari beras ketan hitam ataupun putih. 

Cara masaknya pun sama dengan Buras. 

Hanya saja, Tumbu harus dibentuk bulat memanjang sekitar 5-10 cm. 

Karena prosesnya yang memakan waktu lama, biasanya warga lebih memilih untuk memesan Buras dan Tumbu ketimbang memasaknya sendiri. 

Warga Pinrang di Kecamatan Sawitto, Kabupaten Pinrang, Kartini mengatakan keluarganya selalu memesan Buras dan Tumbu jika sudah mendekati lebaran. 

"Saya lebih memilih beli jadi, ketimbang membuatnya sendiri. Makan waktu banyak, belum lagi mau masak ayam dan lauk lainnya," kata Kartini kepada Tribunpinrang.com, Rabu (12/05/2021). 

Ia mengatakan lebaran tidak lengkap tanpa ada Buras dan Tumbu di meja makannya. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved