Tribun Tana Toraja
Gara-gara Pembatas Jalan, Kapolres Tana Toraja Bentak Petugas Penyekatan Salubarani
Gara-gara Pembatas Jalan, Kapolres Tana Toraja Bentak Petugas Penyekatan Salubarani
Penulis: Tommy Paseru | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Kapolres Tana Toraja, AKBP Sarly Sollu turun langsung memantau aktivitas di setiap pos penyekatan larangan mudik, Senin (10/5/2021).
Salah satu yang dipantau yakni pos penyekatan perbatasan Tana Toraja-Enrekang di Salubarani.
Di pos tersebut kapolres terlihat memarahi petugas yang berjaga.
Para petugas dianggap tidak serius melakukan penyekatan.
Salah satunya tidak memfungsikan Traffic Cone (pembatas jalan) yang telah disiapkan.
Traffic Cone tersebut sengaja disiapkan untuk dipasang di pos penyekatan. Namun sayang hanya dipajang.
"Bagaimana ini bisa berfungsi, ya ditutup, bukan diangkat cukup didorong (ke jalan)," kata ABP Sarly dengan nada kesal kepada salah satu petugas jaga.
Saking kesalnya, ia pun turun tangan memasang Traffic Cone tersebut.
"Ini gunanya untuk penyekatan, bukan cuma pajangan," ujarnya.
Ia pun berpesan kepada petugas agar serius dalam menjalankan tugas.
Apalagi dalam melalukan penyekatan larangan mudik.
"Toraja sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Sulawesi Selatan, sehingga penjagaan di perbatasan harus diperketat dan ditingkatkan," paparnya.
Setelah 'marah-marah', kapolres juga turun langsung memeriksa pengendara yang hendak masuk ke Tana Toraja.
Sedangkan para petugas usai ditegur langsung memperketat penjagaan atau penyekatan.
Untuk diketahui, penyekatan dilakukan di semua pintu perbatasan Tana Toraja dengan kabupaten lain.
Pos penyekatan lain dipasang di Rantelemo atau perbatasan Tana Toraja-Toraja Utara dan di Masanda, perbatasan Tana Toraja dengan Mamasa.
Sudah puluhan pengendara diminta putar balik karena nekat mudik di pos-pos penyekatan tersebut.(*)
Laporan Kontributor Tribuntoraja.com, @b_u_u_r_y
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kapolres-tana-toraja-akbp-sarly-sollu-saat-menegur-salah-satu-petugas-pos.jpg)